Siapa Takim, Konten Kreator di Balik Video Boneka Tunjungan yang Viral?

Annas Rohmanda Purbaningrum • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 08:29 WIB
Takim, konten kreator di balik video boneka Tunjungan yang viral. (Tangkapan Layar)
Takim, konten kreator di balik video boneka Tunjungan yang viral. (Tangkapan Layar)

RADARSOLO.COM - Nama Takim belakangan menjadi sorotan setelah konten boneka yang dibuat di kawasan Jalan Tunjungan, Surabaya, ramai diperbincangkan di media sosial. Video tersebut menuai kritik setelah sejumlah perempuan mengaku merasa tidak nyaman dengan konsep konten yang mereka ikuti.

Takim diketahui merupakan konten kreator asal Surabaya. Kepada media, ia mengatakan bahwa menjadi seorang content creator memang sudah menjadi cita-citanya sejak kecil.

“Saya dari kecil memang cita-cita jadi content creator,” ujar Takim, Senin (21/9/2026).

Baca Juga: Terekam Kamera Saat Rapat, Ini Kronologi Video Call Moreno Soeprapto yang Bikin Heboh

Takim menggunakan kawasan Jalan Tunjungan sebagai salah satu lokasi pembuatan konten. Menurut keterangannya, kawasan tersebut dipilih karena ramai dan mendukung aktivitas pembuatan video. Ia juga menyebut telah membuat lebih dari 100 konten sebelumnya.

Konten yang kemudian menjadi sorotan tersebut disebut direkam pada 15 September 2026 dan diunggah beberapa hari kemudian. Takim mengaku tidak menyangka video tersebut akan mendapat perhatian besar dari warganet.

Akun yang dikaitkan dengan konten tersebut menggunakan nama @takimofficial08. Setelah isu mengenai video boneka ramai di media sosial, akun TikTok tersebut diketahui diprivat. Sejumlah video boneka yang sebelumnya tersedia di YouTube juga tidak lagi ditemukan ketika ditelusuri.

Baca Juga: Viral Surat Pernyataan KM Virgo Transport 8, Penumpang Diminta TTD dan Larang Ajukan Tuntutan Usai Terima Rp50

Terkait video yang dipersoalkan, Takim mengatakan dirinya telah meminta izin kepada orang yang diajak masuk ke dalam video sebelum proses perekaman dilakukan.

“Awalnya saya ngelobi dulu, Kak. Saya minta izin buat konten sama kakaknya, terus dia bilang boleh. Lalu saya tunjukkan videonya,” kata Takim.

Ia menjelaskan bahwa konsep video menggunakan boneka dibuat untuk menghasilkan adegan yang menurutnya lucu dan memancing reaksi. Namun, video tersebut kemudian mendapat kritik dari warganet dan memunculkan pengakuan sejumlah perempuan yang merasa tidak nyaman.

Baca Juga: Viral Istri Pejabat Kalsel Dikipasi Saat Makan, Ternyata Bagian dari Tradisi Batalam

Takim mengatakan kontroversi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk pembuatan konten berikutnya. Ia menyatakan tetap ingin membuat konten hiburan, tetapi akan lebih memperhatikan batasan agar tidak merugikan pihak lain.

“Saya tetap akan membuat konten lucu, tetapi tidak melecehkan orang lain atau merugikan orang lain,” tegasnya. Takim juga menyatakan siap meminta maaf kepada pihak yang merasa dirugikan.

Di sisi lain, informasi mengenai dugaan pelecehan dalam konten tersebut masih ditelusuri Polrestabes Surabaya. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban atau mengetahui kejadian serupa untuk segera melapor.

Editor : Annas Rohmanda Purbaningrum
tunjungan takim konten pelecehan boneka