RADARSOLO.COM - Pilpres 2029 masih beberapa tahun lagi, tetapi pembicaraan mengenai pasangan Presiden Prabowo Subianto mulai bermunculan. Salah satu wacana yang ramai dibahas menyebut adanya tiga nama dari lingkaran dekat Prabowo yang masuk dalam skenario calon wakil presiden.
Nama Sudaryono, Sugiono, hingga Teddy Indra Wijaya disebut dalam pembahasan tersebut. Wacana ini muncul dalam program Bocor Alus Politik Tempo bertajuk “Skenario Kubu Jokowi dan Prabowo Menjelang 2029” yang tayang pada 19 September 2026.
Kemunculan tiga nama tersebut juga dikaitkan dengan kemungkinan perubahan konfigurasi pasangan Prabowo untuk Pilpres 2029. Namun, informasi tersebut masih berupa skenario dan pembicaraan politik, bukan pengumuman resmi mengenai pasangan calon.
Baca Juga: Gerindra Sragen Yakin Sudaryono Mampu Solusi Problem MBG
Sudaryono
Nama pertama yang disebut yakni Sudaryono. Ia saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Sebelumnya, Sudaryono dikenal sebagai Wakil Menteri Pertanian dan merupakan salah satu kader Partai Gerindra.
Namanya masuk dalam pembicaraan karena kedekatannya dengan Prabowo serta posisinya dalam pemerintahan.
Sugiono
Berikutnya ada Sugiono yang saat ini menjabat sebagai Menteri Luar Negeri sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Gerindra. Ia juga merupakan salah satu figur yang berada dalam lingkaran politik Prabowo.
Menariknya, Sugiono sendiri sebelumnya menegaskan bahwa internal Gerindra belum membahas sosok yang akan menjadi cawapres Prabowo untuk Pilpres 2029. Pernyataan itu disampaikan pada Februari 2026.
Menurut Sugiono, Gerindra masih berfokus mengawal program pemerintahan Prabowo dan belum membuka pembicaraan mengenai cawapres untuk kontestasi berikutnya.
Teddy Indra Wijaya
Nama ketiga adalah Teddy Indra Wijaya atau yang lebih dikenal sebagai Mayor Teddy. Ia kini menjabat sebagai Sekretaris Kabinet.
Teddy selama ini dikenal sebagai salah satu figur yang berada dekat dengan Prabowo. Namanya kemudian ikut muncul dalam pembicaraan mengenai kemungkinan figur yang dapat mendampingi Prabowo pada Pilpres 2029.
Editor : Annas Rohmanda Purbaningrum