Cara Menanam Pakcoy di Pot dan Polybag di Rumah, Hemat Biaya dan Tak Butuh Banyak Tempat

Nur Pramudito • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 10:37 WIB
Cara Menanam Pakcoy di Pot dan Polybag di Rumah, Hemat Biaya dan Tak Butuh Banyak Tempat
Cara Menanam Pakcoy di Pot dan Polybag di Rumah, Hemat Biaya dan Tak Butuh Banyak Tempat

RADARSOLO.COM - Pakcoy merupakan salah satu sayuran yang cukup mudah dibudidayakan di rumah.

Sayuran yang masih termasuk keluarga sawi-sawian ini memiliki tekstur renyah dan dapat diolah menjadi berbagai macam masakan.

Menariknya, cara menanam pakcoy tidak membutuhkan lahan luas. Bagi pemilik rumah dengan halaman terbatas, pakcoy dapat ditanam menggunakan pot atau polybag.

Metode tersebut juga relatif hemat biaya dan tempat karena tidak membutuhkan banyak perlengkapan.

Dengan media tanam sederhana dan perawatan rutin, pakcoy sudah bisa dipanen dalam waktu relatif singkat.

Berikut panduan cara menanam pakcoy di rumah menggunakan pot atau polybag yang dapat dilakukan dengan mudah.

1. Siapkan Media untuk Menyemai Benih

Tahap pertama dalam cara menanam pakcoy adalah mempersiapkan tempat untuk menyemai benih.

Campurkan tanah dan kompos dengan perbandingan 1:1. Aduk kedua bahan tersebut hingga tercampur secara merata, kemudian masukkan ke wadah semai.

Basahi media hingga kondisinya lembap, tetapi jangan sampai terlalu banyak air. Setelah itu, taburkan benih pakcoy di atas permukaan media dengan jarak yang tidak terlalu rapat.

Tutupi benih menggunakan lapisan tipis media tanam, lalu siram secara perlahan agar benih tidak berpindah posisi.

Untuk menjaga kelembapan, wadah semai dapat ditutup menggunakan plastik atau kardus. Setelah benih mulai berkecambah, buka penutup agar bibit mendapatkan sirkulasi udara dan cahaya yang cukup.

2. Siapkan Media Tanam dalam Polybag atau Pot

Setelah bibit mulai tumbuh, tahap berikutnya adalah menyiapkan media tanam untuk polybag atau pot.

Gunakan campuran tanah, kompos, sekam mentah, dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1:1. Campurkan seluruh bahan hingga merata.

Masukkan media tersebut ke dalam polybag ukuran 10 x 20 cm atau pot dengan ukuran yang sesuai.

Letakkan pot atau polybag di area rumah yang mendapatkan sinar matahari langsung. Cahaya matahari sangat diperlukan agar pertumbuhan pakcoy optimal.

Jika kekurangan cahaya, tanaman dapat tumbuh terlalu tinggi, memiliki daun yang kecil, dan terlihat kurang sehat.

3. Pindahkan Bibit Pakcoy

Bibit pakcoy umumnya sudah dapat dipindahkan ke pot atau polybag ketika berusia sekitar 12–15 hari.

Sebelum proses pemindahan, pastikan media tanam sudah dalam kondisi gembur dan lembap.

Ambil bibit secara perlahan agar bagian akar tidak mengalami kerusakan. Buat lubang kecil pada media, kemudian masukkan bibit dan tutup kembali bagian akarnya dengan tanah.

Setelah semua bibit dipindahkan, siram secukupnya hingga media tanam menjadi basah dan akar dapat beradaptasi dengan lingkungan baru.

4. Lakukan Perawatan dan Pemupukan

Perawatan menjadi bagian penting dalam cara menanam pakcoy di rumah. Tanaman perlu mendapatkan air, nutrisi, cahaya, dan sirkulasi udara yang cukup.

Daun yang sudah rusak atau terserang hama sebaiknya segera dipangkas agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman lainnya.

Untuk pemupukan, dapat digunakan pupuk NPK 16-11-11. Larutkan satu sendok makan pupuk ke dalam 10 liter air, kemudian gunakan larutan tersebut untuk menyiram tanaman.

Pemupukan dapat dilakukan secara berkala, misalnya setiap empat hari sekali, dengan tetap memperhatikan kondisi tanaman dan petunjuk penggunaan pupuk.

Penyiraman dapat dilakukan dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Air cucian beras juga dapat dimanfaatkan sebagai tambahan dalam perawatan tanaman.

Pastikan media tidak terlalu kering maupun terlalu tergenang karena kondisi tersebut dapat mengganggu pertumbuhan pakcoy.

5. Pakcoy Siap Dipanen

Pakcoy biasanya sudah dapat dipanen sekitar tiga minggu setelah ditanam, tergantung kondisi tanaman dan lingkungan.

Ciri pakcoy yang siap dipanen antara lain daunnya sudah melebar, berwarna hijau segar, dan tanaman terlihat cukup besar.

Gunakan pisau atau gunting yang bersih untuk memotong bagian batang saat proses panen. Dengan cara tersebut, tanaman dapat dipanen dengan lebih rapi.

Salah satu keuntungan menanam pakcoy menggunakan pot atau polybag di rumah adalah media tanamnya masih dapat dimanfaatkan kembali.

Setelah panen, media tanam dapat dikeluarkan kemudian dijemur selama sekitar 3–4 hari. Proses tersebut dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih serta mengurangi risiko jamur atau mikroorganisme yang mengganggu.

Setelah itu, media dapat dicampur kembali dengan kompos sebelum digunakan untuk menanam sayuran berikutnya.

Hemat Tempat dan Biaya

Cara menanam pakcoy menggunakan pot atau polybag cocok bagi masyarakat yang ingin berkebun di rumah dengan lahan terbatas.

Metode ini tidak membutuhkan tempat yang luas. Beberapa polybag bahkan dapat ditata di halaman, teras, atau area rumah yang mendapatkan cukup sinar matahari.

Selain hemat tempat, biaya yang dibutuhkan juga relatif terjangkau karena media tanam dapat dibuat dari bahan yang mudah ditemukan.

Dengan perawatan rutin, menanam pakcoy sendiri bisa menjadi kegiatan sederhana yang menghasilkan sayuran segar untuk kebutuhan keluarga.

Jadi, bagi Anda yang ingin mulai berkebun tetapi memiliki keterbatasan lahan, cara menanam pakcoy di pot atau polybag di rumah bisa menjadi salah satu pilihan yang praktis, hemat biaya, dan tidak membutuhkan banyak tempat.

Editor : Nur Pramudito
Menanam pakcoy pakcoy Dalam Pot Cara Menanam pakcoy tanaman pakcoy budidaya pakcoy