RADARSOLO.COM - Anak penyanyi Machica Mochtar, Muhammad Iqbal Ramadhan sempat "hilang" dan tak pulang ke rumah setelah ikuti aksi demonstrasi menolak revisi UU Pilkada di Gedung DPR RI, Kamis (22/8).
Iqbal Ramadhan ternyata menjadi satu dari ratusan peserta aksi unjuk rasa yang ditangkap polisi.
Machica Mochtar pun mengungkapkan rasa khawatirnya karena tak ada kabar lagi mengenai nasib sang putra.
Terakahir, Machica berupaya mendatangi Polda Metro Jaya untuk menjemput putranya dan membawanya ke rumah sakit.
Berikut kronologi dan fakta mengenai viral penangkapan Iqbal Ramadhan saat mengikuti aksi demonstrasi di Gedung DPR RI:
1. Pamit Ikut Demo di Gedung DPR RI
Iqbal Ramadhan diketahui merupakan Asisten Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.
Dia juga seorang aktivis, dan ikut terlibat dalam aksi demonstrasi menolak revisi UU Pilkada dan kawal putusan MK di Gedung DPR RI, Kamis kemarin.
Dia bergabung bersama peserta aksi unjuk rasa lainnya di Gedung DPR RI, menyuarakan protes atas penjegalan putusan MK oleh Baleg DPR RI.
Machica Mochtar mengatakan, Iqbal sempat berpamitan kepada dirinya untuk mengikuti demonstrasi.
2. Tidak Pulang Usai Demo
Usai mengikuti aksi demo, Iqbal Ramadhan diketahui belum pulang ke rumah hingga Jumat (23/8).
Machica mengaku bingung dan tak tahu sama sekali soal keberadaan anaknya.
Kabar simpang siur mengenai keberadaan dan nasib Iqbal Ramadhan pun membuat Machica semakin bingung dan khawatir.
"Saya belum tahu, ini anak saya ada di mana? Ini saya masih lemas ini nggak tahu anak saya ada di mana. Katanya hidungnya patah, bilangnya ada di rumah sakit, nggak tahu rumah sakit mana. Saya sebagai ibu kan khawatir," ujar Machica Mochtar.
3. Sempat Beri Kabar ke Machica
Machica Mochtar mengaku, kali terakhir berkomunikasi denga putranya yakni pada Kamis (22/8) malam sekira pukul 21.00 WIB.
Lewat sambungan telepon, saat itu Iqbal Ramadhan hanya mengatakan kepada ibunya jika keadannya baik-baik saja.
Namun demikian, kata Machica, sang putra sempat mengeluhkan soal hidungnya yang sakit.
"Semalam sempat ditelepon 'bunda, keadaanku baik-baik saja'. Terus saya bilang 'Iqbal, kamu di mana? Kamu baik-baik saja?'. Dia bilang, 'pokoknya saya sudah di Polda bunda' juga cuma dia bilang hidungnya patah," terang Machica.
4. Polisi Ungkap Tangkap Iqbal Ramadhan
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyatakan telah menangkap Iqbal Ramadhan.
Iqbal ditangkap bersama 301 orang lainnya dalam aksi demo menolak revisi UU Pilkada yang berakhir ricuh. Termasuk juga Direktur Lokataru Del Pedro Marhaen yang ikut ditangkap.
"Saudara IR (iqbal Ramadhan) benar diamankan juga. Benar (Direktur Lokataru juga ditangkap)," kata Ade Ary, Jumat (23/8).
Ade Ary belum memberikan penjelasan lebih rinci terkait alasan penangkapan Iqbal Ramadhan maupun direktur Lokataru.
Dia menyebut jika pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.
"Siapa berbuat apa, barang buktinya apa, saksi yang mendukung dalam perbuatan itu akan dilakukan pendalaman objektif, transparan, dan proporsional," papar dia.
5. Machica Jemput ke Polda Metro Jaya
Setelah tak ada kejelasan mengenai nasib anaknya, Machica Mochtar akhirnya mendatangi Polda Metro Jaya, hari ini (23/8).
Machica mengatakan, kedatangannya ke Polda Metro Jaya karena ingin menjemput putranya yang ditahan sejak kemarin.
"Saya lagi mau jemput anak saya, Muhammad Iqbal Ramadhan. Katanya ditahan di sini, di Polda Metro, di Direskrimum," ucap dia.
6. Akan Bawa ke Rumah Sakit
Machica mengaku ingin membawa anaknya ke rumah sakit.
Sebab berdasarkan komunikasi terakhirnya dengan Iqbal Ramadhan pada Kamis malam, putranya itu mengeluhkan sakit di hidung.
Bahkan, Machica mendengar kabar jika hidung sang putra patah.
"Akan membawa ke rumah sakit. Hidungnya patah, jadi harus saya berobat. Mau visum dulu," beber dia.
7. Iqbal Ramadhan Dikenal sebagai Aktivis dan Vokal
Di sisi lain, Machica Mochtar mengakui jika putranya tersebut memang seorang aktivis.
Iqbal Ramadhan merupakan Asisten di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.
Anak pertama dari pernikahan Machica Mochtar dengan Letjen TNI (Purn) Moerdiono, mantan Menteri Sekretaris Negara Indonesia itu diketahui
merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Al Azhar.
Saat berkuliah di Al Azhar, pria kelahiran 5 Februari itu juga menjabat sebagai ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan kerap mengikuti aksi demo.
Machica mengatakan, saat ini putranya hampir menyelesaikan kuliah S2-nya.
Diakui Machica, putranya memang sangat konsen dengan bidang hukum. Bahkan kemudia memilih berkiprah di LBH.
"Saya tanya kenapa (di LBH), kata dia di LBH dia punya jam terbang lebih banyak dan bisa nolong orang-orang yang tidak ada yang membela," tandas penyanyi lawas itu. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria