RADARSOLO.COM – Mencuatnya kasus dugaan megakorupsi di anak perusahaan Pertamina yang berpotensi merugikan negeri Rp193 Triliun, membuat shock masyarakat.
Apalagi salah satu modusnya adalah mengoplos Pertalite menjadi Pertamax.
Fenomena tersebut membuat masyarakat marah, kecewa, campur aduk jadi satu.
“Bahkan saat berniat baik pakai Pertamax karena merasa tak berhak disubsidi pun, kita tetap ditipu di negara ini,” tulis akun @Dandhy_Laksono di X.
Tidak kalah kecewanya akun @artant0.
Elu. Dipaksa. Download. Apps. Buat. Eligible. Beli. Pertalite.
Elu. Terpaksa. Beli. Pertamax. Karena. Rispek. Gak. Mau. Pake. Subsidi.
Eh. Elu. Semua. Dikibulin.
Lebih nyesek lagi cuitan @unmagnetism.
“Padahal udah ngerasa sultan pas beli pertamax saat org2 antri pertalite. ternyata cuma donatur tetap koruptor,”
Baca Juga: Ribuan Karyawan Sritex Isi Surat PHK, Harapkan Gaji Tidak Molor Lagi!
Berkaca dari kasus pengoplosan Pertalite tersebut, warganet mulai melirik SPBU non Pertamina.
“Jangan kawatir pertamax oplosan, masih banyak kok SPBU lain selain Pertamina,” tulis @agistalita
Min ...
Numpang tanya
Di jogja ada gak sih SPBU selain pertamina, Sakit hati banget min sama plat merah, 5 tahun setia sama pertamax gak tahu nya di tipu plat merah, Marah kecewa sakit hati banget min
Harga pertalite di jual harga pertamax
Di tipu di curangi negara min, cuitan @merapi_uncover
Untuk alternatif selain SPBU Pertamina di wilayah Solo Raya, khususnya di Kabupaten Karanganyar, ada SPBU Mobil, milik ExxonMobil
SPBU Mobil berada di Dusun Kaling, Desa Kaling, Kecamatan Tasikmadu.
Adapula di Desa Jati, Kecamatan Jaten; Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat.
Serta di Desa Ngadiluwih, Kecamatan Matesi), dan Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo. (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono