Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Apa Itu Islam Sejati? Diduga Aliran Sesat yang Tersebar dan Gegerkan Ketapang Kalbar: Tidak Wajibkan Sholat Fardhu!

Syahaamah Fikria • Sabtu, 26 April 2025 | 05:38 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

RADARSOLO.COM - Masyarakat di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dibuat resah oleh kemunculan sebuah ajaran atau aliran sesat bernama Islam Sejati.

Aliran ini disebut-sebut menyimpang dari ajaran Islam, dan kini tengah menjadi sorotan berbagai pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan aparat penegak hukum.

Kemunculan ajaran Islam Sejati pertama kali terdeteksi di Kecamatan Laur, sebelum kemudian menyebar ke wilayah tetangga di Kecamatan Sandai.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kapolsek Sandai Ipda Muhammad Ibnu Saputra.

“Penyebaran aliran yang diduga sesat itu bermula dari Kecamatan Laur. Ketua kelompok ini juga berasal dari sana. Kini, penyebarannya mulai terlihat di wilayah Sandai,” ujar Ibnu, Jumat (25/4/2025).

MUI Langsung Bertindak

Setelah mencuat ke publik, MUI Kecamatan Sandai segera melaporkan aktivitas kelompok tersebut ke Polsek Sandai.

Pihak kepolisian merespons dengan menjadwalkan forum mediasi, melibatkan seluruh unsur terkait.

“Pihak MUI meminta agar kelompok ini diundang untuk dilakukan mediasi akan, difasilitasi Forkopimcam dan dijadwalkan Selasa depan,” kata Ibnu.

Kapolsek menegaskan, kepolisian tidak memiliki kewenangan langsung dalam mengurusi ajaran agama.

Namun, pihaknya tetap menjalankan fungsi pengamanan dan koordinasi dengan pihak berwenang seperti Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) dan Kementerian Agama.

“Sesuai arahan Kapolres Ketapang, kami tidak menangani substansi ajaran, tapi tetap pantau situasi agar tidak muncul gangguan kamtibmas,” jelasnya.

Bhabinkamtibmas di wilayah Sandai Kiri juga dikerahkan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat, serta mengawasi aktivitas kelompok Islam Sejati sambil menunggu hasil mediasi.

Tokoh Sentral Tak Wajibkan Sholat Fardhu

Dari hasil penyelidikan awal, sosok yang diduga membawa ajaran ini ke Ketapang berinisial AK, seorang pria dari Desa Riam Bunut, Kecamatan Sungai Laur.

Aktivitas kelompoknya kini terpantau di Desa Sandai Kiri.

AK diduga mengajarkan hal-hal yang bertentangan dengan syariat Islam dan menyesatkan. Salah satunya adalah tidak mewajibkan sholat fardhu.

Pria itu menyatakan sholat paling utama adalah sholat batiniah. Karena sholat fardhu hanya akan dipandang orang sebagai riya.

Ketua MUI Kabupaten Ketapang, KH M. Faisol Maksum menyebut, pihaknya telah memberi teguran langsung kepada para pengikut ajaran tersebut.

“Kami sudah sampaikan secara langsung bahwa ajaran ini terindikasi sesat. Kami juga koordinasi dengan beberapa pihak seperti Tim PAKEM, Polres dan Kemenag Ketapang untuk menindaklanjuti, bertabayun,” ujarnya.

Sementara itu, penilaian resmi mengenai apakah Islam Sejati termasuk ajaran sesat akan diputuskan oleh Tim PAKEM.

Hingga saat ini, proses klarifikasi dan tabayun masih berlangsung, melibatkan unsur MUI, kepolisian, Kemenag, serta tokoh masyarakat. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#sholat #ajaran sesat #aliran sesat #ketapang #islam sejati #mui