Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Mengenal Wani Muni, Populerkan Potensi Klaten lewat Karya Pop Jawa

Perdana Bayu Saputra • Selasa, 18 Agustus 2020 | 18:46 WIB
Personel Band Wani Muni launching lagu Bali Klaten belum lama ini.
Personel Band Wani Muni launching lagu Bali Klaten belum lama ini.
Lagu pop Jawa kini sedang naik daun. Tak heran lagu single berjudul Bali Klaten ini pun mendapat respons positif dari publik. Namun, tidak banyak yang tahu bagaimana proses lahirnya lagu ini. Berikut kisahnya.

ANGGA PURENDA, Klaten, Radar Solo

"SAIKI wis bedo ganti crito, kowe malah gandeng ro wong liyo, bali Klaten kowe ngajak balen, gawe tatu nanging wis kelalen."

Penggalan reff dari lagu Bali Klaten kini begitu akrab di telinga pendengar musik di Klaten. Apalagi video klipnya yang diunggah di Youtube Wani Muni—band yang menciptakan lagi Bali Klaten—sejak Minggu (9/8), sudah ditonton 6.777 kali dengan 625 like per Selasa (18/8) malam.

Video klip yang diawali permainan saksofon itu langsung memperlihatkan bangunan batas Kabupaten Klaten dengan Sukoharjo dan Boyolali. Apalagi jika dicermati lagu yang menceritakan kisah percintaan anak muda justru lebih banyak memperkenalkan Klaten itu sendiri. Sebab, video klip dari lagu Bali Klaten itu mengambil lokasi di Terminal Ir Soekarno, Stasiun Klaten, Joglo Tumiyono hingga taman depan Kantor Pemkab Klaten.

Kehadiran Band Wani Muni memang tidak sekadar mewarnai aliran musik pop Jawa yang tengah naik daun. Tetapi juga ingin memperkenalkan Klaten dengan segala potensi yang dimilikinya ke seluruh Indonesia. Salah satu upayanya lewat karya lagu yang dibalut kisah percintaan tersebut.

Wani Muni sendiri digawangi Fajar (vokal), Jindra (keyboard/gitar), Fendi (ukulele), Teguh (drum), Farhan (Saksofon), Duana (bas), dan Rafael (perkusi). Seluruh personel grup tersebut merupakan pemuda asal Delanggu, Klaten dengan berbagai latar belakang pekerjaan.

“Sebenarnya yang mengajak saya untuk gabung itu Duana, untuk mengisi di bagian aransemennya satu bulan yang lalu. Dari situ awalnya juga mendengarkan suara dari vokalis dulu seperti apa. Soalnya kalau suara bagus dan tidak fals banyak, tapi kali ini suaranya (Fajar) begitu berkarakter,” ucap Jindra.

Awalnya lagu Bali Klaten bukanlah pilihan single utama untuk dikeluarkan pada awal Agustus lalu. Justru lagu itu tercipta di tengah-tengah sedang memproduksi lagu lainnya. Mengingat momennya berdekatan dengan Hari Jadi Klaten ke-216, sehingga dipilihlah lagu Bali Klaten untuk dilempar ke pasar.

Respons pendengar musik terhadap lagu Bali Klaten di luar dugaan personel Wani Muni sendiri. Sekelas penyanyi dan pencipta lagu pop Jawa Denny Caknan memberikan like pada lagu Bali Klaten di kanal Youtube milik Wani Muni. Bahkan videonya ikut juga di-share olehnya melalui media sosial.

“Dapat respons juga dari pendengar musik di Purworejo dan Jogja. Ketika lagu ini kami launching langsung ada yang meminta. Sebenarnya mereka minta sebelum kita unggah di kanal Youtube, tetapi kami tahan,” ucapnya.

Kesuksesan single pertama itu tidak membuat Jindra dan personel lainnya lupa terkait misinya untuk mengangkat Klaten melalui karyanya. Tidak sekadar menempakan kata Klaten dalam lagu, tetapi pilihan lokasi video klipnya pula. Seluruhnya mengambil lokasi di Klaten sehingga bisa menjadi ikon tersendiri bagi Wani Muni.

“Apalagi dari mulai dari tim video klip, wardrobe hingga model dalam lagu Bali Klaten memaksimalkan potensi anak muda di Delanggu. Harapan kami Klaten semakin dikenal secara luas,” ucapnya.

Sementara itu, pembina dari Band Wani Muni yakni Muhammad Husen Prabowo mengharapkan peran generasi muda sebagai penerus untuk selalu kreatif dan berani berimajinatif dengan karya musiknya. Apalagi mengeksplorasi potensi daerah Klaten agar bisa semakin maju dengan pendekatan kearifan lokal.

“Lagu Bali Klaten ini diharapkan sebagai trigger berbagai pihak, khususnya yang peduli dengan Klaten. Untuk mau membangun dan mengembangkan Klaten agar Bersinar ke seluruh penjuru dunia. Wani Muni sebagai kelompok anak muda yang telah nyata mempersembahkan karya mereka untuk Klaten tercinta,” papar Husen. (*/bun/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#band #musik #pop jawa #bali klaten #wani muni #potensi klaten