KITA Satu terbentuk sejak tiga tahun trakhir. Rutin bergerak dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan. Tak heran, cukup mudah menjaring anggota-anggota yang memiliki pemikiran kritis, sekaligus membantu pemerintah dalam membangun semangat kebersamaan di tengah plurasisme dalam berbangsa dan negara.
“Kota Solo ini memiliki kenangan yang sangat kental bagi saya. Walaupun saat ini domisili di Jakarta. Kota Solo selalu membawa rasa rindu. Mumpung lagi di Solo, saya ingin berkontribusi bagi masyarakat,” ucap Budi saat ditemui di kediamannya di Jalan Pelatuk RT 03 RW 04, Depok, Manahan, Banjarsari, kemarin (17/8).
Menurutnya, keberagaman merupakan poin positif bagi bangsa ini. Agar terus berkembang, bukannya tercerai berai atas perbedaan pemikiran dari individu, kelompok, atau golongan tertentu.
“Kita Satu hadir di tengah masyarakat, mengusung semangat menjaga kesatuan. Anggotanya ada di hampir seluruh wilayah Indonesia. Pesan yang selalu kami bawa adalah, jangan sampai bangsa terpecah belah atas kepentingan-kepantingan individu. Berakibat menghambat kepentingan bangsa yang lebih besar,” imbuh pria yang akrab disapa Kedut tersebut.
Budi mengaku geram dengan berbagai fenomena intoleransi dan persekusi yang terjadi belakangan ini. Menurutnya, hal itu berpotensi membuat bangsa yang penuh keberagaman ini makin berjarak. Padahal, semangat yang dibawa para pendahulu bangsa adalah semangat persatuan Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila.
Oleh sebab itu, Kita Satu mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu pemerintah dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. “Indonesia bangsa yang besar dan akan lebih kuat dengan persatuan. Apa yang berguna buat bangsa ini, kita dahulukan di atas kepentingan yang lain,” paparnya.
Di Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia (RI) ini, dia berharap masyarakat terus bersinergi dengan pemerintah. Dalam upaya membangun bangsa, serta menjaga persatuan dan kesatuan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).
Khusus Kota Solo, dia berharap siapa pun yang akan menjabat sebagai wali kota dan wakilnya, adalah pilihan terbaik. Mampu mengemban amanah rakyat dan membawa Kota Bengawan lebih maju ke depannya.
“Mencapai kemerdekaan itu tidak gampang. Oleh sebab itu, masyarakat harus menyambut upaya pemerintah yang telah dilakukan sejauh ini. Jika satu visi misi, halangan bisa diatasi. Saya yakin saudara sebangsa dan setanah air tetap bisa mengedepankan kepentingan bersama. Karena semua warga negara punya jiwa nasionalisme tinggi. Untuk Pilkada Solo, siapa pun yang terpilih mudah-mudahan bisa membawa Solo lebih baik di masa mendatang,” tuturnya. (ves/fer/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra