Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Modifikasi Honda Odyssey RB1, Jendes Sexy Penakluk Kompetisi

Perdana Bayu Saputra • Minggu, 6 September 2020 | 22:20 WIB
SERBAUNGU: Honda Odyssey RB1 keluaran 2007 milik Hanief Nur Ahsany mejeng di Balai Kota Surakarta.
SERBAUNGU: Honda Odyssey RB1 keluaran 2007 milik Hanief Nur Ahsany mejeng di Balai Kota Surakarta.
Hanief Nur Ahsany cukup rajin membawa Honda Odyssey RB1 tunggangannya ke berbagai ajang kontes. Bahkan, mobil kesayangan yang dinamai Jendes itu pernah mejeng di ajang bergengsi: Indonesian Modification Expo (IMX) 2019 di Jakarta.

PULUHAN line-up mejeng di IMX 2019 yang dihelat di Balai Kartini, Jakarta, 28-29 September. Satu di antaranya Jendes milik Hanief Nur Ahsany yang mengusung konsep stance elegant. Sebuah torehan tinta emas. Karena tak sembarang konsep refreshment sanggup menjejali ajang sekelas IMX.

Prosesnya panjang dan rumit. Calon peserta harus melalui tahap kualifikasi. Dari 650 mobil yang ikut kualifikasi, hanya 50 saja yang berhak mejeng di IMX.

“Kontes IMX 2019 merupakan prestasi luar biasa dan membanggakan. Hanya 50 mobil, dan Jendes salah satunya,” ujar Sany –sapaan akrab Hanief Nur Ahsany-.

Si Jendes juga ikut mejeng di ajang The Elite di Jakarta, November 2019. “Prosesnya masuknya juga sama susahnya. Karena ikut kualifikasi. Jurinya selain Indonesia, juga dari luar negeri,” bebernya.

Sany tak setengah-setengah me-refreshment Honda Odyssey RB1 keluaran 2007 tersebut. Agar tampilan sesuai konsep impian, dia harus merogoh kocek sekitar Rp 250 juta. Digarap bengkel modifikasi Absolute Custom & Bodywork di Kelurahan Kadipiro, Banjarsari, milik Reza Amirul Ikhsan.

Biar Jendes tampil sexy, kaki-kaki dirombak. Dijejali air suspension bikinan Airgen. Plus custom bodykit bumper depan, belakang, dan sideskirt.

Bodi semok Jendes ditopang velg Leonhardiritt Bugel R19 ET 0/-20. “Lebar depan 10,5 dan belakang 12,5. “Velg mobil minus chamber sekitar -8 derajat untuk ban depan dan ban belakang -10 derajat,” sambung Reza Amirul.

Reza mengaku Odyssey tersebut dinamai Jendes karena identik warga ungu candy xyrallic. Dibalut clear coat Diamond HS. “Semuanya pakai Spies Hecker,” imbuhnya.

Perombakan juga menyentuh interior. Sisi depan sampai belakang full retrip. Meliputi dasbor, jok, lantai, atap, door trim, bahkan audio. “All planel konsepnya water transfer printing motif marble yang ditumpuk cat ungu,” bebernya.

“Lama pengerjaan sekitar enam bulan. Paling lama fitting undercariege. Butuh sekitar sebulan. Kalau bodykit, cat, radius, dan wide-body sekitar dua bulan,” ungkapnya. (ryn/fer) Editor : Perdana Bayu Saputra
#honda odyssey #Hanief Nur Ahsany