Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bripka Andika 14 Tahun Jadi Pelatih K9: saat Musim Kawin, Sulit Diatur

Perdana Bayu Saputra • Rabu, 21 Oktober 2020 | 21:37 WIB
Bripka Andika bersama anjing pelacak yang baru didatangkan dari Belanda pekan kemarin.
Bripka Andika bersama anjing pelacak yang baru didatangkan dari Belanda pekan kemarin.
Meski sudah jinak dan mematuhi setiap perintah, ada kalanya anjing pelacak memberontak. Bahkan sampai menyerang sang pawang. Hal ini pernah dialami oleh Bripka Andika. Selama 14 tahun dia menjadi pelatih sekaligus pawang di Unit K9 Satuan Sabhara Polresta Surakarta.

ANTONIUS CHRISTIAN, Solo, Radar Solo

MENJADI anggota Korps Bhayangkara sejak 2006, Andika langsung memilih bergabung ke Unit K9 hingga sekarang. Hal ini karena kecintaan dia terhadap satwa. “Karena dari dulu saya pecinta anjing. Sudah hobi, sekalian ada pekerjaan yang melibatkan anjing, makanya saya pilih ini,” kata Andika.

Baginya, menjinakkan calon anjing K9 bukan perkara sulit. Hanya butuh waktu sepekan agar hubungan antara anjing dengan sang pawang makin dekat. Mulai dari memberi makan hingga rutin membersihkan kandangnya.

“Otomatis anjing akan tahu bau keringat sang pawang. Karena anjing itu buta warna, maka mengandalkan penciuman, menghafalnya lewat situ. Daya penciumannya 1.000 kali lebih peka daripada manusia,” tuturnya.

Meski sama-sama anjing, antara anjing rumahan dengan unit K9 memiliki perbedaan. Anjing K9 ini dari sisi postur lebih tegap, fisik lebih kuat, dan paling mencolok IQ-nya tetap lebih tinggi. Karena untuk menunjang kinerja Polri. Sementara anjing biasa hanya untuk menjaga rumah.

“Tapi tetap butuh pembiasaan dengan pawang, lingkungan, dan cuaca. Kami terus pantau kondisi kesehatannya,” imbuh Andika.

Ada beberapa tahapan untuk melatih anjing K9 ini. Dimulai dari pengenalan pawang dan pelatih serta lingkungan sekitar. Setelah kenal dan paham dengan medan sekitar, barulah dilatih soal ketaatan dan kepatuhan (KK). Seperti duduk, jalan, lari, memberi salam, dan hormat. Ini butuh waktu tiga sampai lima bulan.

Dari pelatihan ini mulai dilihat potensi dari unit K9 ini, apakah menjurus pada pelacakan bahan peledak (handak), narkotika, pelacakan umum atau anti huru-hura. “Setelah KK, nanti dilanjutkan latihan menurut potensinya tadi. Itu terus-menerus diasah, tidak ada batasan waktu,” katanya.

Mengenai porsi latihan, lanjut Andika, menyesuaikan kondisi sang anjing. Bila kurang sehat, kurang lincah, maka latihan ditunda terlebih dahulu sampai kondisinya normal kembali. “Untuk perawatan sendiri, biasanya makan kami beri dua kali sehari. Pagi dan sore. Kemudian susu sepekan sekali serta multivitamin,” tambahnya.

Meski telah jinak, sifat naluri hewan tetap bisa muncul. Ada kalanya anjing ini memberontak pada pawangnya. Andika mengibaratkan anjing yang dilatihnya sebagai anak. Kalau satwa ini sedang tidak mood, pawang wajib memahami. Misal sedang tidak enak badan, diistirahatkan dulu. Kalau baru masuk mobil sudah menggonggong, sinyal anjing mau diajak pergi.

"Kalau berontak biasanya waktu musim kawin datang. Lebih sulit diatur. Kadang sama pawang tidak 100 persen menurut. Paling 75 persen nurut, 25 persen ingin mencari anjing betina,” tambah Andika.

Sifat anjing pelacak juga berbeda-beda. Ada yang penurut, ada pula yang bersifat temperamental. Anjing bersifat agresif dan selalu ingin mengigit. Biasanya kalau gagal mengigit target, sang pawang yang menjadi sasaran.

Hal tersebut pernah dialami oleh Andika. Kala itu, dia mendapat tugas jaga bersama anjing didikannya dalam rangka pengamanan Piala Presiden 2015. Suporter bertindak anarkis. Terpaksa tali anjing diperpanjang untuk menghalau massa agar tidak semakin beringas. Entah kenapa, anjing yang dia bawa malah menyerang balik. Paha Andika menjadi sasaran. “Tapi setelah sadar kalau yang digigit merupakan pawangnya, akhirnya dilepas,” ujarnya. (*/bun/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#Polresta Surakarta. pelatih anjing k9 #kisah #bripka andika #Unit K9 Satuan Sabhara