Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pembangunan Rel Layang Joglo, Benefit Tak Terasa Langsung

Damianus Bram • Rabu, 8 Juni 2022 | 15:45 WIB
Suryanto, Pengamat Ekonomi Lingkungan
Suryanto, Pengamat Ekonomi Lingkungan
EMPAT mega proyek bakal dikerjakan di Kota Solo tahun ini. Yakni pengerjaan rel layang Joglo, perbaikan Jembatan Jurug dan Mojo, serta pembangunan Viaduk Gilingan. Seluruhnya bakal dibangun dalam waktu hampir bersamaan mulai Juni hingga 2023.

Pembangunan mega proyek infrastruktur ini bakal berdampak positif bagi perekonomian di Kota Solo. Sumbangan sektor konstruksi akan semakin tinggi lantaran adanya investasi ini. Benefit juga akan dirasakan oleh masyarakat baik yang terlibat langsung maupun tidak.

Seperti pekerja konstruksi masyarakat s akan mendapatkan peluang kerja. Sementara kelompok masyarakat yang lain dapat memanfaatkan peluang usaha karena adanya aktivitas pembangunan proyek ini. Sementara masyarakat yang tidak terdampak langsung  misalnya seperti penjual jasa transportasi dan komunikasi juga akan mendapatkan efek positif dari adanya investasi ini.

Jika investasi telah selesai dikerjakan, harapannya arus lalu lintas menjadi lebih lancar. Tentunya, dapat menurunkan biaya kemacetan di Kota Solo. Hal ini menarik bagi para pelaku usaha lama maupun yang baru.

Tapi ada juga dampak negatifnya. Masyarakat akan menanggung biaya kemacetan dan polusi dalam jangka waktu yang lama. Waktu tempuh lama akan meningkatkan biaya produksi bagi perusahaan.

Tak hanya itu, multiplier effect setelah investasi seperti viaduk dan jembatan kurang memberikan dampak positif dalam jangka panjang. Berbeda halnya dengan investasi untuk industri atau sentral bisnis yang bisa menampung tenaga kerja yang banyak.

Selanjutnya, sembari menunggu proyek ini kelar, para pengusaha yang menggunakan kendaraan berat seperti truk besar terpaksa harus lewat tol. Tentu harus merogoh kocek lebih dalam karena sebelumnya tidak ada biaya tol. Sekarang harus pakai tol.

Nah, apakah setelah proyek ini selesai para pengusaha mendapatkan untung yang seimbang karena infrastrukturnya lebih baik? Bisa jadi mendapatkan keuntungan yang seimbang, tapi dalam jangka panjang. Karena tidak akan memberikan pengaruh terhadap pembukaan lapangan kerja baru bagi Kota Solo.

Pembangunan infrastruktur yang akan digarap ini benefitnya tidak akan terasa langsung oleh masyarakat. Memang ada benefit yang bisa segera terasa. Bagi para pelaku usaha kuliner, para pekerja bisa belanja makanan dan minuman. Juga terbuka lowongan kerja. Selain itu, permintaan terhadap bahan bangunan. Sekaligus kebutuhan transportasi dan komunikasi pun meningkat.

Tapi setelah jadi proyek selesai maka aktivitas tersebut juga berhenti. Kalau proyek jalan atau viaduk selesai maka tenaga kerja akan berhenti bekerja. Mereka bisa pindah kerja di tempat lain atau menganggur kembali. Semula punya duit karena bekerja bisa belanja. Tapi kalau investasi mal atau rumah sakit misalnya, maka akan membutuhkan tenaga kerja masa operasi. (Disarikan dari wawancara wartawan Radar Solo Septina Fadia Putri) Editor : Damianus Bram
#Benefit Tak Terasa Langsung #Pembangunan Rel Layang #Pengamat Ekonomi Pembangunan UNS #Mega Proyek Infrastruktur