Oleh: Sigit Haryanto, Pemerhati Pendidikan Tinggi Universitas Muhammadiyah Surakarta
UNIVERSITAS Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi akademik di tingkat internasional. Pada akhir 2025, seorang mahasiswa asing Program Doktor Pendidikan UMS berhasil membuat enam artikel ilmiah yang terbit di jurnal internasional bereputasi dan terindeks Scopus, dengan rentang kuartil Q1 hingga Q3. Mahasiswa tersebut adalah Sana, warga negara Pakistan, yang sejak 2023 menempuh studi doktoral di UMS melalui skema beasiswa penuh.
Capaian ini menegaskan posisi UMS sebagai salah satu perguruan tinggi swasta nasional, yang konsisten mendorong riset dan publikasi ilmiah bereputasi. Termasuk bagi mahasiswa internasional.
Berdasarkan keterangan tertulis pimpinan UMS, prestasi tersebut hasil dari pembinaan akademik yang terencana dan berkelanjutan. UMS menegaskan bahwa keberhasilan publikasi ilmiah tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses pendampingan riset yang sistematis. Mulai dari perencanaan penelitian, penguatan metodologi, hingga strategi publikasi di jurnal internasional.
“UMS tidak hanya membuka akses pendidikan bagi mahasiswa asing, tetapi juga memastikan mereka mendapatkan pendampingan akademik yang memadai, agar mampu berkontribusi di tingkat global,” demikian pernyataan tertulis pimpinan UMS.
Enam artikel yang diterbitkan Sana membahas isu-isu strategis di bidang pendidikan. Topik yang dikaji antara lain pembelajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua (English as a Second Language/ESL), pembelajaran kolaboratif, pemanfaatan kecerdasan buatan dalam meningkatkan keterampilan menulis akademik, serta pendekatan pedagogi berbasis nilai sosial dan keagamaan.
Seluruh artikel tersebut dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi dengan proses seleksi ketat. Publikasi pada jurnal terindeks Scopus, terutama pada kuartil tinggi, menjadi salah satu indikator pengakuan internasional terhadap kualitas riset yang dihasilkan.
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, dalam pernyataan tertulisnya menyebut capaian ini sebagai prestasi yang relatif jarang dicapai oleh mahasiswa doktoral. Produktivitas publikasi dengan kualitas seperti ini dinilai mencerminkan kesiapan akademik mahasiswa UMS untuk bersaing di tingkat internasional.
“Ini menunjukkan bahwa mahasiswa doktoral UMS memiliki kapasitas akademik yang kuat, sekaligus mencerminkan efektivitas sistem pembinaan riset yang kami jalankan,” tulisnya.
Tim pembimbing juga menegaskan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari komitmen tinggi mahasiswa dalam menjalani proses riset secara disiplin. Pendampingan akademik dilakukan secara intensif dan terstruktur, dengan menekankan kolaborasi antara mahasiswa dan dosen sebagai bagian dari penguatan budaya riset.
Prestasi ini sekaligus memperkuat keberhasilan program internasionalisasi UMS. Saat ini, UMS menjadi salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah dengan jumlah mahasiswa asing yang terus meningkat, berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, dan kawasan lainnya.
Kehadiran mahasiswa internasional dinilai tidak hanya memperkaya atmosfer akademik, tetapi juga memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan reputasi institusi. UMS sendiri telah meraih akreditasi institusi unggul dan secara konsisten mendorong peningkatan kualitas riset, publikasi ilmiah, serta kerja sama internasional.
Publikasi di jurnal terindeks Scopus menjadi bagian dari strategi UMS dalam memperkuat daya saing global perguruan tinggi Indonesia. Terkait tahapan akademik selanjutnya, UMS menegaskan bahwa seluruh proses pendidikan tetap dijalani sesuai ketentuan dan standar akademik yang berlaku.
Ujian disertasi terbuka akan dilaksanakan berdasarkan kesiapan akademik mahasiswa dan keputusan lembaga terkait. Hal ini menegaskan komitmen UMS terhadap integritas dan kualitas akademik, bukan sekadar pencapaian kuantitatif.
UMS berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk meningkatkan produktivitas riset dan publikasi ilmiah. Kampus juga mendorong diseminasi praktik, baik melalui forum akademik dan diskusi riset, agar pengalaman dan strategi publikasi dapat dibagikan kepada mahasiswa lain.
Melalui dukungan sistemik, pembimbingan yang kuat, dan budaya akademik yang sehat, UMS terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada mutu, integritas, dan pengakuan internasional. (*)
Editor : fery ardi susanto