Tak terkecuali moda transportasi, baik sepeda motor maupun mobil. Banyak kendaraan milik warga yang menjadi korban hingga akhirnya tidak bisa dihidupan alias mogok.
“Kita jadi tidak bisa ke mana-mana. Karena sepeda motor yang biasanya digunakan warga untuk aktivitas mogok terendam banjir,” tutur Patris Hola, ketua RT 06 RW 26 Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang di Posko Banjir Perumahan Dinar Indah, Senin (9/1).
Dengan kehadiran Yamaha yang memperbaiki motor rusak di lokasi banjir, warga merasa sangat terbantu.
“Tentu saya mewakili warga mengucapkan banyak terima kasih. Terima kasih Yamaha karena telah memperbaiki motor kami,” tutur Patris Hola
Yamaha menerjunkan tiga mekanik dan satu service advisor. Warga pun sangat antusias dengan bantuan service gratis dari Yamaha itu. Motor-motor dari berbagai merek dan tipe terlihat menumpuk di posko yang memanfaatkan halaman Masjid AR Rahmah Cluster Dinar Indah, Meteseh, Tembalang itu.
“Ibaratnya yang kami lakukan adalah memberikan pertolongan pertama. Sebagian besar, bahkan semua sepeda motor terendam banjir mesinnya tidak bisa dihidupkan. Jelas karena tangki kemasukan air dan beberapa komponen lain juga kemasukan air,” tutur Chief DDS 3 PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Paul Himawan.
“Kami hadir di sini untuk memberikan pertolongan pertama, bagaimana sepeda motor yang mesinnya mati bisa dihidupkan. Penggantian oli dan busi secara gratis kami lakukan agar sepeda motor tersebut bisa dihidupkan kembali,” imbuh Paul.
Oleh karena itu, lanjut Paul, pihaknya tetap menyarankan kepada pemilik, agar setelah motor bisa dihidupkan dan digunakan, secepatnya tetap dibawa ke bengkel resmi. Sehingga motor bisa mendapatkan penanganan yang lebih komprehensif.
Dari pengamatan di lokasi service gratis, beberapa sepeda motor yang terendam masih tersisa bekas rendaman air. Bahkan beberapa motor matic non Yamaha yang terendam masih menyisakan air hingga di bagian lampu depan. Sementara beberapa motor lainnya setelah jok dibuka, terlihat lumpur yang cukup pekat di sepeda motor tersebut.
“Inilah yang tadi kami sampaikan bahwa setelah sepeda motor bisa dihidupkan agar di-service di bengkel untuk mendapatkan penanganan yang komprehensif. Karena mungkin saja beberapa komponen harus diganti akibat terendam banjir,” pungkas Paul. (*/ria)
Editor : Syahaamah Fikria