Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

MTI: Mudik dengan Sepeda Motor Rawan

Damianus Bram • Rabu, 5 April 2023 | 15:10 WIB
MEMBAHAYAKAN: Keluarga yang tengah melintasi jalan Boyolali-Semarang dengan membawa barang yang cukup banyak, kemarin. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
MEMBAHAYAKAN: Keluarga yang tengah melintasi jalan Boyolali-Semarang dengan membawa barang yang cukup banyak, kemarin. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.COM – Penggunaan sepeda motor saat mudik Lebaran, rentan mengalami kecelakaan lalu lintas. Sepeda motor punya batasan jumlah penumpang, dan semakin barang bawaan banyak tentu risiko yang tidak diinginkan selama perjalanan potensinya bisa cukup besar.

Penumpang dibatasi maksimum dua orang, sedangkan barang yang dibawa tidak boleh melebihi stang. Batas kapasitas itu diperlukan untuk menjaga keseimbangan kendaraan selama perjalanan.

"Maka dari itu, sebaiknya dihindari berkendara menggunakan sepeda motor dan membawa barang bawaan berlebihan. Selain berbahaya bagi diri sendiri juga orang lain," ujar Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan dan Penguatan Kewilayahan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.

Selain itu, yang menentukan faktor kondisi dan kedisiplinan pengendara motor selama perjalanan. Perjalanan jarak jauh memerlukan kondisi tubuh dengan stamina yang prima bagi pengendara, sehingga memerlukan konsentrasi saat mengendara. Apabila pengemudinya mengantuk atau kurang konsentrasi karena kelelahan saat mengendara, maka sulit terhindar dari kejadian kecelakaan lalu lintas.

"Apalagi jika perilaku pengendara yang kurang tertib untuk mengikuti aturan dan rambu-rambu lalu lintas. Mitigasi sangat diperlukan karena rentannya penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jauh," sambungnya.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menekan angka kecelakaan sepeda motor, seperti menambah kapasitas tiket transportasi publik, memperbaiki infrastruktur jalan, serta meluncurkan program mudik gratis sejak 2014. Sayangnya mudik dengan sepeda motor tetap tinggi, dan angka kecelakaan sepeda motor juga masih sering terjadi saat momen Lebaran.

"Memang tidak ada larangan mudik menggunakan sepeda motor, tetapi jika ada alternatif lain sebaiknya dihindari. Pasalnya, mudik memakai sepeda motor, terlebih motor bermesin kecil, sangat berbahaya dan terlalu banyak risikonya. Apalagi kalau mudiknya berboncengan dan membawa anak pula, sebaiknya dipikirkan dengan matang," tandasnya. (aya/nik/dam) Editor : Damianus Bram
#lebaran #Mudik dengan Sepeda Motor #Sepeda Motor Mudik #mudik lebaran #mudik #mti