Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Penggunaan Motor Listrik Kian Masif, Kemenperin Gelar Bimtek Konversi bagi Pelaku IKM Perbengkelan

Damianus Bram • Rabu, 21 Juni 2023 | 20:17 WIB
Penggunaan motor listrik mulai banyak, Kemenperin gelar Bimtek Konversi bagi para pelaku IKM perbengkelan roda dua di Kota Solo, Rabu (21/6/2023). (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)
Penggunaan motor listrik mulai banyak, Kemenperin gelar Bimtek Konversi bagi para pelaku IKM perbengkelan roda dua di Kota Solo, Rabu (21/6/2023). (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.COM - Penggunan motor listrik di Kota Bengawan makin masif. Namun sayang, keberadaan bengkel yang dapat membenahi kendaraan tersebut belum ada. Hal ini lantas menjadi perhatian Kementerian Perindustrian (Kemenperin) guna memberikan Bimtek Konversi bagi para pelaku IKM perbengkelan roda dua yang ada di Kota Solo.

Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Surakarta Bambang Yunianto menjelaskan penggunaan motor listrik di Kota Solo menunjukkan grafik yang signifikan. Apalagi, baru-baru ini Pemkot Surakarta membagikan sepeda motor listrik kepada 54 Lurah. "Berarti sekarang kebutuhannya bengkel," ujarnya.

"Di Solo sendiri, bengkel yang bisa menangani motor listrik ketika ada kerusakan sama sekali belum ada. Selama ini kalau ada kerusakan dikembalikan ke dealer. Supaya pulih butuh waktu. Sehingga tahun lalu, waktu bimtek bengkel konvesional saya usul untuk pelatihan motor listrik. Dan Alhamdulilah tahun ini terselenggara," ujarnya.

Dengan pelatihan ini, lanjut Bambang, diharapkan skill para pelaku IKM perbengkelan di Kota Solo terasah. "Harapan kita, satu kecamatan minimal ada satu bengkel yang bisa menjadi jujukan pemilik motor listrik ketika kendaraanya rewel. Kemudian bisa memacu bengkel lain. Karena kita lihat minat masyarakat beralih ke motor listrik cukup banyak," ujarnya.

Lebih lanjut Bambang juga berharap pelatihan ini tidak sekedar seremonial semata. Diharapkan ada pendampingan lebih lanjut kepada para pelaku IKM Perbengkelan yang mengikuti pelatihan selama 3 hari kedepan ini.

"Syukur malah ada bantuan dari Pemerintah Pusat untuk pengadaan peralatan bengkelnya. Tentu akan sangat membantu para pelaku IKM ini. Tapi saya juga pesan kepada yang ikut pelatihan, jangan menunggu bantuan. Setelah latihan ini tetap diasah ilmunya. Jadi kalau nanti ada latihan lanjutan, tinggal menyesuaikan saja," papar dia.

Sementara itu, Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kemenperin RI Dini Hanggandari menuturkan bila penggunaan sepeda motor listrik sedang happening. Terlebih pemberintah memberikan subsidi sebesar Rp. 7 juta untuk pembelian motor listrik.

"Sehingga yang dibutuhkan adalah bengkelnya. Sehingga kita sedang intens memberikan pelatihan bagi pelaku IKM yang bergerak dibidang bengkel. Sepanjang Tahun ini pelatihan baru dua kota, pertama Bandung kedua disini (Solo).  Kita menggandeng pelatih yang memang konsen dibidang motor listrik ini untuk mentransfer ilmu kepada IKM di Solo," urai Dini.

Lebih lanjut, kedepan akan diadakan MoU antara Kemenperin, Kementrian ESDM dan Kementrian Perhubungan untuk mengkonversi motor konvensional menjadi motor listrik. "Jadi nanti apabila ada masyarakat yang mau mengkonversi motornya yang selama ini pakai BBM jadi motor listrik akan ada subsidi Rp. 7 juta," ungkapnya.

"Tapi nanti block mesinnya kita ambil untuk nanti dilebur, sehingga tidak bisa digunakan lagi. Kalau tidak begitu, percuma, bisa saja block mesin yang dicopot malah dipasang dimotor lain. Masih wacana ya, masih digodok teknisnya. Karena untuk bengkel yang nantinya bisa konversi ini ada beberapa syarat. Salah satunya datanya tercatat di Kemenhub," lanjut Dini.

Soal harapan dari Dinas terkait fasiltasi lanjutan dan bantuan peralatan, Dini mengatakan bahwa kegiatan ini baru awal dan tentu saja akan ada kelanjutannya. "Terpenting para peserta ini paham dulu. Skill mereka bertambah. Tentu akan ada program lanjutannya setelah ini," papar Dini. (atn/dam) Editor : Damianus Bram
#Motor Listrik #Bengkel Motor Listrik #motor listrik di Solo #Bimtek Konversi