RADARSOLO.COM - Dalam beberapa bulan ini, sejumlah wilayah di Indonesia masih terus diguyur hujan hingga saat ini.
Untuk itu, mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi disaat musim hujan membutuhkan persiapan yang matang.
Mulai dari persiapan fisik karena membutuhkan konsentrasi ekstra, kondisi mobil, hingga teknik mengemudi yang baik.
Terlebih dalam perayaan Hari Suci Ramadhan ini, ada tradisi mudik atau pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran.
Dalam tradisi mudik ini, tak sedikit masyarakat yang membuat keputusan untuk melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman menggunakan mobil pribadi.
Meski demikian, perlu menjadi perhatian, mengingat momentum Ramadhan ini bertepatan dengan musim hujan.
Bahkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah Kabupaten/Kota di Indonesia mengalami cuaca ekstrem hingga bulan April.
Wilayah-wilayah itu masuk kategori potensi banjir di saat cuaca ekstrem diprakirakan melanda mayoritas wilayah Indonesia.
Baca Juga: Sambut Ramadhan, Polisi Sukoharjo Bersih-Bersih Masjid dan Musala
Oleh karenanya, penting untuk memastikan Anda berkendara mobil dengan aman ketika melakukan perjalanan mudik menggunakan kendaraan pribadi. Berikut tipsnya:
1. Menjaga Kondisi Kesehatan Tubuh Tetap Fit
Menjaga tubuh tetap fit merupakan aspek terpenting dalam beraktivitas, terlebih ketika akan berkendara.
Sedia payung juga di dalam mobil, karena tempat tujuan tidak selalu memiliki pelindung atap kanopi, sehingga dapat melindungi tubuh dari guyuran air hujan ketika turun dari mobil.
Membawa atau menggunakan baju hangat ketika akan berkendara juga penting. Untuk berjaga-jaga, Sahabat juga dapat menyediakan alas kaki atau sandal cadangan di dalam mobil.
2. Periksa dan Persiapkan Kendaraan
Mempersiapkan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh adalah salah satu aspek yang tidak bisa dilupakan.
Selain memeriksa kondisi mesin, perlu juga periksa kondisi ban, segera ganti jika karet ban sudah tipis. Alur ban yang masih bagus dapat meminimalisir risiko melayang di atas air (aquaplaning) dan tergelincir (slip) ketika hujan.
Selain itu cek kondisi karet wiper, komponen ini penting dalam menyapu air dalam menjaga visibilitas ketika berkendara. Periksalah komponen ini secara berkala, dan gantilah dengan yang baru di bengkel resmi bila kondisi sudah getas dan sapuannya tidak bersih.
Catat juga, pastikan semua lampu kendaraan berfungsi dengan baik. Komponen ini akan sangat membantu dalam memberikan visibilitas baik bagi anda dan pengendara lainnya.
3. Nyalakan Lampu Saat Berkendara dalam Hujan Deras
Selama berkendara, nyalakan lampu ketika hujan deras, karena pandangan di jalanan biasanya kurang jelas, sehingga lampu kendaraan dapat membantu dan memberi tanda bagi pengendara di sekitar.
4. Saat Hujan Deras, Jaga Jarak dan Kecepatan
Selalu jaga jarak, dan kecepatan dengan kendaraan lain agar dapat bereaksi terhadap manuver pengendara lain yang mendadak, terutama ketika menghindari genangan air, jalanan rusak, dan hambatan eksternal lainnya.
5. Jangan Nyalakan Lampu Hazard saat Hujan
Ini yang sering dilakukan ternyata salah. Saat mengemudi mobil di kondisi hujan
jangan menyalakan lampu hazard.
Hal ini karena dapat mengganggu konsentrasi dan menyulitkan pandangan pengendara lain, khususnya di belakang kita yang dapat mengurangi kepekaan saat akan memperlambat, dan berpindah jalur atau berbelok arah.
6. Lewati Genangan Air di Jalan, Pakai Gigi Rendah dan Jangan Panik
Bila harus melewati jalan yang tergenang, jangan panik, tetap tenang, pakai gigi rendah dan RPM yang stabil.
Menjaga kecepatan aman dan memperlambat kecepatan, ketika melewati genangan air untuk menghindari jika ada lubang di jalan dan cipratan air mengenai pejalan kaki atau pengendara lainnya.
Itulah tadi sejumlah tips saat berkendara mobil dalam cuaca ekstrem. (dam)
Editor : Damianus Bram