RADARSOLO.COM - Saat mengendarai mobil dalam perjalan mudik, tiba-tiba keluar asap dari mesin kendaraan Anda, dalam kondisi ini tidak perlu panik.
Dalam situasi ini, mobil Anda bisa saja mengalami overheat atau kepanasan pada mesin mobil.
Overheat adalah kondisi ketika suhu mesin terlalu tinggi, dan jauh di atas suhu normal mesin.
Pemicu mesin overheat beragam, antara lain beban kerja mobil terlalu tinggi, suhu mesin terlalu panas, kondisi aliran air radiator tidak lancar, terjadi kebocoran, hingga alat pendingin mesin yaitu radiator yang tidak berfungsi.
Lantas, jika mobil mengalami overheat, apa yang harus kita lakukan? Berikut tips-tips yang disajikan untuk mengatasinya overheat:
Berhentilah dan Matikan Mesin Mobil Anda
Segera berhenti di tempat yang aman dan matikan mesin mobil, karena melanjutkan berkendara bisa memperparah kondisi ini.
Biarkan mesin menjadi lebih dingin selama beberapa menit sebelum Anda mencoba memeriksa apa masalahnya.
Periksa Radiator
Baca Juga: Perbaikan Jalan Rusak Dampak Banjir Ditargetkan Selesai H-7 Lebaran
Jangan langsung membuka tutup radiator atau tangki pendingin setelah mematikan mesin, karena suhu panas bisa menyebabkan luapan cairan panas yang membahayakan. Hal ini dianjurkan setelah menunggu mesin lebih dingin.
Selanjutnya periksa kondisi radiator mobil Anda. Pastikan kipas radiator berfungsi dengan baik, serta tidak ada kerusakan pada komponen lainnya.
Periksa Kebocoran Cairan Pendingin
Apabila volume cairan pendingin berkurang, isi kembali hingga volumenya berada pada level yang sesuai.
Periksa juga apakah ada kebocoran cairan pendingin. Jika ditemukan adanya kebocoran, segera bawa mobil ke bengkel untuk dilakukan perbaikan.
Periksa Thermostat dan Pompa Air
Komponen lain yang perlu diperiksa adalah thermostat dan pompa air. Apabila ada kerusakan pada komponen-komponen ini, maka kinerja sistem pendinginan mobil juga akan terganggu, sehingga perlu untuk segera diperbaiki.
Itu tadi sejumlah tips-tips untuk menangani overheat yang bisa Anda terapkan, saat mengalami kasus serupa.
Yang jelas pencegahan selalu lebih baik dibanding perbaikan maka lakukan perawatan rutin pada mobil Anda, termasuk perawatan pada sistem pendinginan.
Sebaiknya pastikan pemeriksaan dan perawatan dilakukan oleh tenaga ahli sehingga adanya masalah atau potensi kerusakan bisa ditemukan lebih awal.
Penganganan lebih dini bisa mencegah kerusakan yang lebih serius sekaligus mencegah pengeluaran biaya perbaikan yang lebih mahal. (dam)
Editor : Damianus Bram