RADARSOLO.COM - Momen mudik Lebaran makin dekat. Tren saat ini, perjalanan mudik tak lagi memanfaatkan transportasi umum, namun juga bisa dilakukan dengan menggunakan mobil pribadi.
Mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi kian menjadi pilihan, mengingat pilihan ini jauh lebih fleksibel, nyaman dan bisa atur sendiri waktu perjalanannya.
Nah, saat melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan mobil, tentunya banyak barang yang ingin dibawa sebagai buah tangan untuk keluarga tercinta di kampung halaman.
Biasanya, saat musim mudik Lebaran tiba, banyak terlihat mobil-mobil pemudik yang membawa barang bawaan di atas atap mobil.
Selain membawa barang di atap dengan cara diikat dan ditutup terpal, kini juga telah tersedia pilihan roof box atau boks yang biasa ditaruh di atap yang bisa dibeli masyarakat dengan mudah.
Bagi para pengguna yang ingin mudik dengan menggunakan roof box, dilansir dari JawaPos.com, berikut ini ada beberapa hal yang wajib menjadi perhatian.
Hal pertama yang perlu diperhatikan betul-betul adalah jenis mobil dan roof box-nya.
"Untuk yang ingin pakai roof box perhatikan letak stager (dudukan). Jangan di atap. Biasanya mobil sekarang tidak ada penguatnya di bagian atap. Khawatir ini jebol atau ambles ke dalam," ujar pihak Astra Daihatsu Motor (ADM) dikutip dari JawaPos.com.
Kemudian, hal yang kedua yang perlu menjadi perhatian adalah berat muatan yang ingin diletakkan di roof box.
Jangan terlalu berat, usahakan ikuti batas maksimal yang ada pada buku manual boks yang dibeli sesuai merek.
Kecepatan kendaraan juga perlu dijaga dan diperhatikan. Sebab, saat berada muatan di atas atap, center of gravity atau titik pusat gravitasi mobil jadi berubah, saat tadinya berada di tengah atau bawah, jadi pindah ke atas.
"Kalau sudah ada beban di atas, limbungnya akan berbeda. Kecepatan maksimal 80 km per jam saja. Jangan lebih, ini akan berpengaruh ke aspek lainnya juga seperti pengereman dan handling, hati-hati, tertiup angin bisa mengguling," lanjut pihak ADM.
Kemudian, perhatikan tingginya, jangan sampai lupa. Tinggi roof box ini berpengaruh terhadap proses lancarnya pembayaran di pintu tol.
Sebab, untuk masuk pintu tol biasanya kan ada batasan (tinggi) di gerbang. Ini yang sering terjadi, mereka lupa sedang pakai roof box.
Misalnya biasa masuk gate kendaraan kecil, tapi saat memakai roof box jadi bertambah tinggi. Kondisi ini jelas tidak memungkinkan kendaraan masuk ke gerbang khusus kendaraan kecil.
Terakhir, sesuaikan gaya berkendara. Hal ini berkenaan juga dengan bobot muatan dan jenis kendaraan. Jangan sampai overload. (dam)
Editor : Damianus Bram