RADARSOLO.COM - Melaksanakan mudik Lebaran menggunakan mobil pribadi memang butuh persiapan yang matang.
Selain melakukan pengecekan, dan servis terhadap kondisi kendaraan yang akan digunakan, tubuh sang driver alias pengemudi perlu juga untuk dijaga.
Ya, kondisi tubuh yang tidak fit dan kelelahan bisa berakibat fatal bagi seorang pengemudi. Tentunya hal ini perlu menjadi perhatian.
Nah saat menyopir mobil dalam rangka mudik, ada salah satu kondisi yang perlu diantisipasi dan dihindari, yakni microsleep.
Baca Juga: Bagas Kaffa Menyatakan Skuad Garuda Muda Telah Mempersiapkan Diri dengan Baik untuk Piala Asia U-23
Microsleep bisa menjadi momok yang berbahaya dan menakutkan, lantaran bisa menjadi penyebab kecelakaan.
Kondisi ini harus diwaspadai saat berkendara di jalan raya maupun di jalan bebas hambatan (jalan tol).
Kondisi pengendara yang sedang lelah dan tidak fit bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya microsleep di jalan.
Microsleep itu sendiri merupakan kondisi tidur singkat yang hanya berlangsung kurang dari 30 detik.
Karena waktunya yang sangat singkat, sejumlah orang yang mengalami kondisi microsleep ini seringkali tidak menyadarinya.
Pada umumnya, kondisi otak manusia juga baru bisa menyadari sesi tidur setelah terlelap lebih dari satu menit.
Microsleep juga bisa terjadi saat pengemudi memaksakan diri untuk tetap terjaga ketika merasa lelah.
Sehingga bukan tidak mungkin, seseorang bisa mengalami kondisi microsleep beberapa kali.
Misalnya, ketika pengendara memacu kendaraannya dengan kecepatan 100km/jam, lalu secara tidak sadar ia mengalami microsleep sekitar 4 detik dan kemudian kendaraan yang dikemudikannya melaju tanpa kendali hingga 200 meter.
Tentu saja hal ini berbahaya dan memicu terjadinya kecelakaan yang fatal, bukan? Lalu, apa saja gejala atau tanda saat pengendara mengalami microsleep di jalan?
Dikutip dari JawaPos.com, berikut ini adalah gejala dan tanda microsleep saat berkendara:
- Menguap terus-menerus.
- Kelopak mata terasa berat.
- Mata sering berkedip.
- Tiba-tiba kaget atau terbangun oleh sentakan tubuh dan kepala.
- Arah kemudi keluar dari jalur tanpa disadari.
- Tiba-tiba susah memproses informasi atau bingung ketika diajak berkomunikasi.
- Tidak menyadari apa yang baru terjadi
Nah, itulah beberapa tanda microsleep yang perlu Anda sadari dan waspadai. Apabila kamu merasa beberapa gejala di atas, pastikan segera menepi dan beristirahat. (dam)
Editor : Damianus Bram