Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Saran #Cari_Aman untuk Mahasiswa Baru

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 28 Agustus 2024 | 20:29 WIB
Sepeda motor banyak digunakan mahasiswa untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Sepeda motor banyak digunakan mahasiswa untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

RADARSOLO.COM-Penggunaan sepeda motor meningkat karena banyak mahasiswa baru memilih motor sebagai alat transportasi utama selama kuliah.

Alasan utama penggunaan motor antara lain fleksibilitas, kemandirian, efisiensi biaya, kepraktisan, kemudahan, dan bahkan sebagai simbol status sosial.

Dengan sepeda motor, mahasiswa dapat bergerak lebih bebas dan cepat, terutama di lingkungan yang padat.

Mereka juga dapat menghindari kemacetan dan lebih mudah menemukan tempat parkir.

Selain itu, biaya bahan bakar dan perawatan sepeda motor cenderung lebih murah dibandingkan dengan mobil.

Mengendarai sepeda motor relatif lebih mudah dibandingkan dengan mobil, sehingga mahasiswa baru dapat dengan cepat menguasainya.

Bagi sebagian mahasiswa, memiliki motor saat kuliah juga menjadi simbol kebebasan, petualangan, dan gaya hidup tertentu.

Namun, peningkatan jumlah pengguna sepeda motor di sekitar kampus dapat menimbulkan beberapa implikasi.

Seperti meningkatnya risiko kecelakaan, bertambahnya volume pengguna jalan, terbatasnya fasilitas parkir, munculnya parkir liar, dan terjadinya penumpukan kendaraan.

Menurut informasi yang dihimpun oleh Tim Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah dari dua universitas besar di Jawa Tengah, laporan manajemen kampus menunjukkan bahwa kecelakaan yang terjadi di lingkungan kampus paling banyak dialami oleh mahasiswa baru.

Berikut beberapa saran penting untuk mahasiswa baru agar aman dan nyaman bertransportasi selama kuliah:

Kuasi Teknik Dasar Mengendarai

Pastikan Anda menguasai teknik dasar mengendarai, seperti pengereman, berbelok, menikung, dan manuver mendadak. Bisa mengendarai motor belum tentu berarti Anda menguasai tekniknya.

Jika belum yakin, disarankan untuk berlatih di tempat yang aman dan mengikuti pelatihan keselamatan berkendara dari Honda.

Gunakan Perlengkapan yang Aman dan Nyaman

Helm dan jaket minimal harus digunakan. Semakin lengkap perlengkapan yang Anda kenakan, semakin baik.

Helm disarankan menggunakan tipe open face agar lebih praktis dan dilengkapi kaca pelindung untuk melindungi mata dan wajah dari partikel kotoran dan udara panas.

Periksa Kondisi Kendaraan

Pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi, ketebalan kampas rem dan fungsi pengereman normal, serta lampu-lampu hidup dan berfungsi dengan baik.

Sepeda motor juga harus dilengkapi dengan kaca spion.

Jika mengalami kesulitan melakukan pengecekan sendiri, Anda bisa melakukan pengecekan gratis di AHASS terdekat untuk memastikan keamanan dan kualitas kendaraan.

Patuhi Rambu dan Marka Jalan

Memahami dan mematuhi rambu-rambu, marka jalan, serta memanfaatkan alat-alat pengendali lalu lintas di sekitar kampus adalah langkah penting untuk keselamatan berkendara.

Fokus pada Kondisi Jalan

Fokuslah pada kondisi jalan sejauh 20 hingga 30 meter ke depan untuk memahami situasi di depan Anda. Hal ini akan memberikan waktu yang cukup untuk bereaksi dan bermanuver.

Baca Juga: Etika Cari Aman Menghadapi Persimpangan saat Berkendara

“Kecelakaan paling banyak dialami oleh mahasiswa semester satu yang baru belajar mengendarai motor. Tingkatkan kemahiran dalam mengendalikan motor, kenali ruas dan persimpangan jalan yang rawan kecelakaan, belajar memprediksi bahaya, dan selalu utamakan keselamatan,” pesan Oke Desiyanto, Senior Instruktur Astra Motor Jawa Tengah. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#cari aman #Astra Motor Jateng #berkendara #mahasiswa baru