RADARSOLO.COM - Kebanyakan sepeda motor modern sudah dilengkapi sistem pengereman rem cakram.
Hal ini guna meningkatkan sisi keselamatan dalam berkendara.
Bila diperhatikan, piringan cakram pada motor selain dari dimensi, bentuknya juga dibuat bervariasi.
Paling membedakan dari jumlah lubang-lubangnya.
Nah, bicara soal lubang piringan cakram motor, meski sudah umum, tapi tak sedikit yang masih belum mengetahui soal fungsinya.
Bahkan ada yang mengganggap hanya sekadar hiasa.
Parahnya lagi dijadikan sebagai tempat untuk mengaitkan gembok.
Lantas, apa sebenarnya fungsi dari lubang tersebut?
Lubang pada piringan ini memiliki fungsi penting yang berkaitan dengan performa pengereman motor.
Bolong-bolong atau lubang pada cakram itu berfungsi sebagai pendingin.
Lubang-lubang kecil piringan cakram akan membantu pendinginan, sehingga berlangsung lebih cepat.
Fungsi berikutnya adalah berguna untuk membuang kotoran seperti debu, dengan begitu piringan cakram tidak gampang lecet.
Selanjutnya, lubang pada cakram juga berfungsi sebagai jalur pembuangan saat musim hujan.
Saat musim hujan, air dan kotoran yang terjebak di kampas rem terbuang melalui lubang-lubang tersebut.
Kotoran seperti debu, pasir, dan kerikil tidak boleh lama-lama ada di cakram.
Soalnya jika dibiarkan kotor, pengereman aka menjadi licin dan membuat rem tidak pakem.
Nah, itu tadi fungsi lubang pada rem cakram atau piringan motor.
Jadi bukan cuma hiasan atau tembap gembok, lubang-lubang yang ada di cakram motor memiliki fungsi penting untuk menjaga performa pengereman.(np)
Editor : Nur Pramudito