Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Motoran Cantik: Komunitas Bikers Perempuan Solo, Gaungkan Budaya dan Wisata Lewat Vespa

Fauziah Akmal • Rabu, 2 April 2025 | 00:45 WIB
Komunitas Motoran Cantik Solo yang aktif kenalkan budaya dan wisata lewat Vespa.
Komunitas Motoran Cantik Solo yang aktif kenalkan budaya dan wisata lewat Vespa.

RADARSOLO.COM – Komunitas Motoran Cantik terus menancapkan eksistensinya di dunia otomotif, khususnya di kalangan perempuan.

Tak sekadar riding, mereka membawa misi mulia: mengenalkan budaya dan wisata Solo kepada para bikers dari luar daerah.

Salah satu agenda besar mereka adalah Scooter Day Out, sebuah acara touring bersama komunitas Vespa dari berbagai daerah.

Acara ini digelar pada Minggu, 26 Januari lalu, menghadirkan figur publik Sintya Marisca yang turut serta menjelajahi ikon-ikon Solo.

Rute perjalanan dimulai dari kawasan Manahan, melintasi Flyover Purwosari, Balai Kota Solo, Keraton Kasunanan, Pasar Klewer, hingga finis di sebuah kafe di Jalan Honggowongso.

Bagi Motoran Cantik, kegiatan ini bukan sekadar riding biasa. Ini adalah kesempatan memperluas jejaring, berbagi semangat, dan memperkenalkan pesona Kota Bengawan kepada komunitas luar.

“Pertama kalinya kami riding bareng figur publik. Banyak pengalaman yang kami dapat, terutama soal cerita-cerita inspiratif tentang Vespa dan dunia riding perempuan,” ungkap Ardyana Maya, salah satu anggota Motoran Cantik.

Komunitas ini lahir dari inisiatif sederhana Dewi Sri Wahyuningsih Purnama, perempuan tangguh di balik berdirinya Motoran Cantik.

Berawal dari obrolan ringan hingga grup kecil yang hanya saling berbagi informasi, akhirnya berkembang menjadi komunitas resmi yang kini diakui dan disegani di dunia Vespa Indonesia.

“Dulu hanya ajakan ngopi dan ngobrol santai. Tapi rasa kebersamaan tumbuh, dan dari situ kami sepakat membentuk komunitas,” ujar Sri, sang founder.

Saat ini Motoran Cantik telah memiliki 23 anggota inti. Mereka tak hanya rutin riding, tapi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan otomotif. Dari dukungan event lokal, pembelian merchandise, hingga aksi nyata seperti donasi sosial.

Bagi komunitas ini, Vespa bukan sekadar alat transportasi. Touring adalah sarana mengenalkan Solo—mulai dari Keraton Kasunanan, Kampung Batik, Pasar Klewer, Wayang Orang Sriwedari, hingga kuliner legendaris.

“Kami ingin teman-teman dari luar kota tahu bahwa Solo punya komunitas perempuan yang solid, dan siap menyambut siapa pun dengan tangan terbuka,” ujar Sri.

Tak hanya aktif di Solo, Motoran Cantik juga menjalin komunikasi dengan komunitas Vespa perempuan se-Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke, mereka membangun jaringan sisterhood yang kuat.

“Kalau ada teman dari luar kota yang ingin touring, mereka enggak perlu khawatir. Selalu ada tempat singgah, selalu ada tangan yang siap membantu,” tambahnya.

Motoran Cantik juga sedang menyiapkan touring besar ke Gunung Kidul dan bahkan Karimun Jawa. Namun, agenda tersebut masih dalam tahap perencanaan matang.

Lewat aktivitas ini, Komunitas Motoran Cantik ingin menghapus stigma bahwa dunia otomotif hanya milik laki-laki.

Mereka hadir untuk membuktikan bahwa perempuan pun bisa berdaya, berkendara, berkomunitas, dan tetap mencintai budaya.

“Bagi kami ini bukan cuma soal motor. Ini tentang solidaritas, keberanian, dan bagaimana perempuan bisa tetap anggun di jalan tanpa kehilangan jati diri,” pungkas Sri. (zia)

Editor : Damianus Bram
#solo #komunikasi #promosi #vespa #skuter #bikers #komunitas motoran cantik