RADARSOLO.COM - Suzuki Fronx dipastikan akan meluncur pada akhir bulan Mei ini.
Sebelumnya, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah memperkenalkan Suzuki Fronx beberapa waktu lalu.
Suzuki mempresentasikan bahwa mobil baru mereka ini telah dilengkapi ADAS (Advance Driving Assistance System) untuk varian tertingginya yakni SGX.
Lebih lanjut lagi pabrikan berlogo S ini mengatakan bahwa mobil yang dirakit di Cikarang, ini dibekali dengan 12 macam fitur ADAS atau dalam kamus Suzuki disebut sebagai Suzuki Safety Support (SSS).
Hal tersebut dijelaskan Ryuichi Yamane selaku Departement Manager in Charge ADAS Control Development Dept, Automobile ADAS Development Div, Suzuki Motor Corporation (SMC).
"Pada Fronx terdapat 12 sensor berikut kamera yang memantau seluruh area di sekitar kendaraan," jelas Ryuichi Yamane.
Yamane menegaskan bahwa SSS pada sudah disesuaikan dengan kondisi jalanan di Indonesia.
Sistem ini dirancang untuk bisa mendeteksi keberadaan pengendara motor, pejalan kaki dan juga pesepeda.
Deretan fitur yang termasuk dalam ADAS Suzuki Fronx adalah sebagai berikut:
Adaptive Cruise Control (ACC).
Sistem ini akan mempertahankan pada kecepatan sesuai dengan yang ditentukan oleh pengemudi apabila jalanan kosong.
Mobil akan melambat atau berakselerasi mengikuti obyek yang ada di depannya.
ACC ini berfungsi mempertahankan kecepatan dan jarak aman dengan kendaraan di depannya secara otomotis, tanpa sopir harus menginjak gas atau rem.
Fitur ini dapat beroperasi hingga mobil berhenti dengan sendirinya alias 0 km/jam.
Lane Keeping Assist (LKA)
Fitur ini berfungsi mempertahankan mobil tetap berada di lajur dan berfungsi berbarengan dengan ACC.
Dengan demikian mobil dapat mempertahankan posisinya tetap pada tengah lajur.
Pengemudi bisa melepas tangannya dari kemudi sepenuhnya, namun memenuhi tuntutan keamanan, sistem memberi sinyal agar menyentuh kembali kemudi setiap 15 detik untuk memastikan ada orang yang memantau.
Autonomous Emergency Braking (DSBS II)
Sistem akan memberikan pengereman darurat secara otomatis jika terdeteksi akan terjadi tabrakan depan.
Fitur ini berfungsi untuk mengurangi risiko tabrakan depan atau mengurangi tingkat kerusakan akibat tabrakan.
Lane Departure Prevention (LDP)
Sistem LDP secara aktif mengoreksi setir jika terdeteksi mobil keluar lajur tanpa menyalakan lampu sein.
Lane Departure Warning (LDW)
Fitur LDW bekerja bersama LDP.
Ketika sistem membaca mobil keluar lajur tanpa menyalakan lampu sein, maka sistem akan memberikan peringatan kepada pengemudi melalui fitur LDW.
Secara bersamaan sistem juga memberikan koreksi setir dengan fitur LDP sehingga mobil tetap berada di tengah lajur.
Rear Cross Traffic Alert (RCTA)
Berfungsi ketika pengemudi keluar dari parkiran dengan cara mundur.
Di mana apabila ada kendaraan lain terdeteksi sedang melaju di belakang saat mobil posisi mundur, sistem akan memberikan peringatan.
Fitur ini hanya akan memberi warning bukan pengereman otomatis.
Vehicle Swaying Warning (VSW)
Merupakan fitur yang mendeteksi ketika sopir mengemudi mobil dengan tidak stabil ke kiri-kanan.
Sistem akan memberikan peringatan agar pengemudi tetap fokus berkendara.
Blind Spot Monitoring (BSM)
Berfungsi untuk mendeteksi objek di belakang bagian kiri dan kanan mobil.
Akan ada indikator di spion luar jika terdeteksi ada objek lain di sekitar mobil.
High Beam Assist (HBA)
Secara otomatis akan mengaktifkan lampu high beam jika kondisi di depan gelap dan tidak ada kendaraan lain yang melintas.
Sebaliknya, kalau ada kendaraan lain di depan, lampu akan otomatis diset ke low beam.
Head Up Display (HUD)
Berfungsi memberikan beberapa informasi penting yang dipantulkan pada kaca depan (windshield) sehingga dapat dilihat pengemudi tanpa harus mengalihkan fokus ke depan.
360 View Camera
Membantu pengemudi untuk melihat sekeliling mobil dengan lebih aman.
Parking Sensor
Mendeteksi objek statis di sekitar kendaraan saat mobil diparkir dan memberikan tanda berupa bunyi peringatan.
ADAS Fronx Paling Lengkap Di Kelasnya?
Dengan 12 Fitur ADAS yang dibekalkan pada Suzuki Fronx, apakah lantas membuatnya sebagai yang terlengkap di kelasnya?(np)
Editor : Nur Pramudito