Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Keren Parah! Honda Stylo 160 ‘Neo Boardtracker’ Siap Tanding di Ajang Modifikasi Dunia Mooneyes Jepang

Laila Zakiya • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 17:16 WIB

 

Modifikasi Honda Stylo160 dengan konsep Neo Boardtracker dari Vulla Hendrata (Ultimate Custom) Malang, Jawa Timur.
Modifikasi Honda Stylo160 dengan konsep Neo Boardtracker dari Vulla Hendrata (Ultimate Custom) Malang, Jawa Timur.

RADARSOLO.COM - Indonesia kembali unjuk gigi di panggung otomotif dunia!

Lewat sentuhan tangan kreatif anak bangsa, Honda Stylo 160 berhasil membawa nama Indonesia ke ajang Mooneyes Yokohama Hot Road Custom Show 2025, salah satu pameran modifikasi paling bergengsi di dunia.

Karya ini bukan sekadar hasil modifikasi motor — tapi buah kolaborasi antara passion, dedikasi, dan karakter kuat para modifikator Tanah Air yang menginspirasi.

Dari Kustomfest Yogyakarta ke Mooneyes Jepang

Honda Stylo 160 Antar Modifikator Indonesia ke Ajang Modifikasi Dunia Mooneyes, Jepang

Salah satu karya modifikator Indonesia melalui Honda Dream Ride Project (HDRP) 2025 terpilih untuk tampil pada ajang modifikasi bergengsi dunia, Mooneyes Yokohama Hot Road Custom Show 2025 melalui pemilihan di ajang Kustomfest di Yogyakarta, 4-5 Oktober 2025.

Karya kolaborasi dari tiga juara nasional Honda Modif Contest (HMC) 2024 dengan builder papan atas ini memodifikasi skutik premium fashionable, Honda Stylo160 yang ekspresif dengan tampilan modern retro sebagai bagian gaya hidup berkendara.

Setelah melalui kompetisi di ajang Kustomfest dan dinilai langsung oleh juri internasional serta mendapatkan persetujuan dari Mooneyes Jepang, terpilihlah karya dari Vulla Hendrata.

Dengan Honda Stylo160, dia mengusung konsep Neo Boardtracker dan akan menghadirkan karyanya di ajang Mooneyes - Yokohama, Jepang pada 7 Desember 2025.

Juri internasional yang menilai karya HDRP dari pemenang ajang HMC 2024 ini ialah Kaichiro Kurosu – Cherry’s Company, Masayuki Sugihara – Luck MC, dan Yuichi Yoshizawa – Custom Works Zon.

Vulla Hendrata: Dari Bengkel Lokal Menuju Panggung Dunia

Mendapatkan apresiasi langsung dari juri internasional, Mooneyes dan terpilih untuk berangkat ke ajang modifikasi bergengsi tersebut membuat Vulla Hendrata, pemenang ajang HMC 2024 pada kelas Free for All (FFA) mengungkapkan rasa gembiranya.

“Saya sangat bersyukur, kerja keras dalam 4 bulan terakhir bisa terbayarkan, perlu ekstra tenaga, pikiran dan juga biaya untuk bisa menyelesaikan project Arjuno ini. Senang dan bangga semua emosi bercampur aduk. Untuk persiapan ke Mooneyes yang pasti saya ingin memberikan karya terbaik supaya membanggakan nama Indonesia di kancah internasional. Langkah utama pastinya melakukan sharing dengan mentor-mentor saya, apa lagi yang perlu dibenahi supaya lebih maksimal,” ungkap Vulla Hendrata.

Selama kurang lebih empat bulan pengerjaan, Vulla harus melakukan penyesuaian dalam beberapa bagian untuk menyesuaikan tampilan seperti stoplamp, headlamp dan bentuk rangka untuk menunjang sisi futuristik dari konsep ini.

Karya Honda Dream Ride Project dari Vulla Hendrata (Ultimate Custom) mendapatkan apresiasi dari perwakilan Mooneyes, Yano Sunny untuk berkompetisi di Mooneyes Yokohama Hot Rod Custom Show 2025.
Karya Honda Dream Ride Project dari Vulla Hendrata (Ultimate Custom) mendapatkan apresiasi dari perwakilan Mooneyes, Yano Sunny untuk berkompetisi di Mooneyes Yokohama Hot Rod Custom Show 2025.

Juri Mooneyes Kagum: “Standar Eksekusi Tinggi!”

Yano Sunny, perwakilan Mooneyes yang hadir di ajang Kustomfest, mengaku kagum melihat kreativitas para peserta HDRP.

“Saya sangat terkejut melihat karya 3 peserta dengan basic motor Honda Stylo160, saya sangat mengapresiasi pilihan juri karena motor pemenang ini berani menampilkan hal yang sangat berbeda dan eksekusi dengan standar tinggi, selamat berkompetisi di acara kami di Jepang.”

Sebuah pujian yang membuktikan, karya modifikator Indonesia kini bukan hanya lokal — tapi sudah berkelas internasional.

HDRP: Laboratorium Kreativitas Modifikator Muda

General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, menjelaskan bahwa HDRP adalah ajang penting untuk berbagi inspirasi antara modifikator muda dan mentor profesional.

“HDRP merupakan bentuk dukungan atas tumbuhnya dunia modifikasi sepeda motor di Indonesia yang berkarakter. Kali ini apresiasi yang didapatkan dari ajang bergengsi modifikasi dunia, Mooneyes pada karya HDRP tentu menjadi semangat tersendiri untuk menginspirasi masyarakat melalui karya modifikasi Honda,” ujar Andy.

Pendampingan dari Para Mentor Andal

Para peserta dari HDRP ditantang sejak Juni 2025 untuk mewujudkan karya modifikasi sesuai impian yang diinginkan.

Dalam pengerjaan modifikasi ini para peserta mendapatkan kesempatan belajar langsung dari mentor-mentor modifikasi andal seperti Lulut Wahyudi (Retro Classic Cycles), Ajus Mulyawarman (AMS Garage), Kengo Kimura (Heiwa MC), dan Yayack Lekha (Queenlekha Choppers) serta pendampingan dari tim teknis AHM.

Selain tampilan, para peserta juga dituntut dalam menghadirkan karya modifikasi yang aman dan nyaman saat dikendarai.

Selain Vulla Hendrata yang mendapatkan kesempatan untuk membawa karyanya ke Mooneyes - Yokohama Hot Rod Custom Show 2025, dua peserta HDRP lainnya juga menampilkan karya tak kalah menarik.

* Yusa Firdaus dari 902 Garage (Bekasi) mengangkat konsep low rider pada Honda Stylo160, menghadirkan body custom, suspensi ubahan, dan ban berukuran besar untuk tampilan kekar.
* Lutvia Fasichin dari TCM memilih konsep streamliner, dengan banyak parts handmade yang dikerjakan selama lebih dari tiga bulan.

Pada Honda Dream Ride Project, para peserta leluasa menghadirkan sepeda motor dengan gaya modifikasi impian mereka.

Di awal kegiatan, peserta dibimbing dalam tahapan penting seperti pemilihan konsep, desain, material, jadwal pengerjaan, manajemen biaya, hingga aspek keamanan.

Honda Stylo 160: Dari Fashionable Ride ke Ikon Kreativitas Nasional

Kisah ini bukan hanya tentang sepeda motor — tapi tentang kreativitas dan semangat berkarya tanpa batas.

Honda Stylo 160 kini bukan sekadar skutik bergaya retro modern, tapi simbol bagaimana anak muda Indonesia bisa bersaing di level dunia lewat seni, teknologi, dan gaya hidup.

Dengan keberangkatan Vulla Hendrata ke Jepang, karya ini menjadi bukti bahwa modifikasi Indonesia bukan cuma keren — tapi punya jiwa dan karakter. (***)

Editor : Laila Zakiya
#modifikasi #Honda Stylo 160 #Mooneyes Jepang #Honda Dream Ride Project 2025 #Astra Motor Jateng #Vulla Hendrata