Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bukan Hanya Soal Jas Hujan! Ini 7 Perlengkapan Wajib Bikers Jawa Tengah saat Musim Penghujan

Laila Zakiya • Selasa, 25 November 2025 | 22:10 WIB

 

Ilustrasi hujan.
Ilustrasi hujan.

RADARSOLO.COM – Hujan deras yang kerap turun di Jawa Tengah—mulai dari kawasan pegunungan, jalur pantura, hingga perkotaan—membawa tantangan besar bagi para pengendara motor.

Banyak biker mengira bahwa mengantongi jas hujan saja sudah cukup.

Padahal, keselamatan di musim penghujan jauh lebih kompleks daripada sekadar “tidak basah”.

Musim hujan adalah alarm bagi setiap pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan.

Tantangannya tidak hanya pada jalan licin, tetapi juga berkurangnya visibilitas, angin kencang, serta risiko gangguan pada kendali motor.

Banyak kecelakaan terjadi bukan karena hujan itu sendiri, melainkan perlengkapan berkendara yang tidak memadai.

Dalam keselamatan berkendara, prioritas utamanya adalah “terkendali dan tetap terlihat.”

Karena itu, berikut 7 perlengkapan yang wajib dimiliki semua bikers Jawa Tengah saat berkendara di musim penghujan.

Daftar ini sering diremehkan, padahal bisa menjadi penyelamat nyawa di jalan.

1. Jas Hujan Model Setelan Warna Cerah

Perlengkapan wajib yang tidak bisa ditawar. Hindari model ponco karena rawan tersangkut rantai atau gir motor—bahaya serius terutama di jalur berangin seperti daerah Ungaran dan Salatiga.

Warna cerah atau reflektor membantu pengendara tetap terlihat.

2. Helm SNI dengan Visor Bening

Visor bening penting agar pandangan tidak terganggu saat hujan.

Permukaan yang baret dapat membiaskan cahaya dan membuat mata cepat lelah.

Penggunaan anti-fog membantu menghindari embun yang dapat membutakan pandangan dalam hitungan detik.

3. Sepatu Boot Tahan Air

Sandal sangat berbahaya dipakai saat hujan karena licin dan mudah terlepas.

Sepatu boot atau setidaknya dilapisi shoe cover akan menjaga pijakan tetap kuat dan stabil.

4. Sarung Tangan Waterproof

Tangan yang basah akan cepat mati rasa dan mengurangi kemampuan mengontrol rem atau throttle.

Sarung tangan kedap air menjaga kehangatan sekaligus grip.

5. Kain Microfiber

Sangat diperlukan untuk membersihkan visor dan kaca spion ketika terkena cipratan lumpur.

Teksturnya aman dan tidak menggores, cocok digunakan saat berhenti berteduh.

6. Dry Bag atau Ziplock

Dokumen, dompet, dan gadget rentan rusak jika terkena air. Menggunakan dry bag atau kantong ziplock rangkap dua bisa mencegah kerugian yang tidak perlu.

7. Tali Pengikat Barang (Bungee Cord)

Angin kencang sering membuat barang bawaan atau jas hujan terlepas.

Bungee cord membantu mengikat barang lebih kuat di jok motor, terutama saat berkendara jarak jauh.

Penting untuk memahami bahwa keselamatan berkendara di musim hujan bukan hanya tentang skill saat melewati jalan basah.

Lebih dari itu, ada faktor perlindungan diri yang memengaruhi keselamatan secara keseluruhan. Seperti disampaikan:

“Musim hujan menuntut kita untuk beradaptasi. Keselamatan berkendara di musim penghujan bukan hanya tentang skill mengendarai di jalan basah, tetapi juga tentang kesiapan dan perlindungan diri secara menyeluruh. Ketujuh item di atas adalah investasi kecil dibandingkan dengan keselamatan jiwa yang Anda bawa.”, jelas Oke Desiyanto Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng. (***)

Editor : Laila Zakiya
#cari aman #tips keselamatan #honda jateng #Astra Motor Jateng #safety riding