Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jangan Sampai Motor ‘Protes’ Saat Mudik Lebaran, Instruktur Safety Riding Ungkap 4 Komponen yang Wajib Dicek

Laila Zakiya • Kamis, 12 Maret 2026 | 11:47 WIB

ILUSTRASI - Lebaran pakai motor.
ILUSTRASI - Lebaran pakai motor.

RADARSOLO.COM – Euforia mudik Lebaran mulai terasa di berbagai jalur utama di Jawa Tengah, terutama di jalur pantura Pekalongan hingga Pati serta jalur Semarang menuju Solo.

Bagi banyak masyarakat Indonesia, mudik bukan sekadar perjalanan pulang kampung, melainkan tradisi tahunan yang penuh makna.

Namun perjalanan jauh dengan sepeda motor membutuhkan persiapan matang.

Jika kondisi kendaraan diabaikan, perjalanan mudik yang seharusnya menyenangkan justru berpotensi berubah menjadi masalah di tengah jalan.

Masih banyak pengendara yang fokus menyiapkan oleh-oleh atau pakaian baru, tetapi kurang memperhatikan kondisi motor yang akan digunakan untuk perjalanan jarak jauh.

Motor Juga Punya “Batas Sabar”

Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah, Oke Desiyanto, mengingatkan bahwa kendaraan juga memiliki batas kemampuan.

Jika komponen penting seperti oli, rem, atau rantai tidak dalam kondisi baik, motor bisa menunjukkan tanda-tanda kerusakan saat digunakan.

“Motor adalah benda mati, tapi ia punya cara komunikasinya sendiri melalui suara kasar, getaran, atau panas mesin. Mendengarkan 'keluhan' motor sebelum berangkat adalah bentuk tanggung jawab kita sebagai kepala keluarga atau pribadi yang mandiri," ujar Oke.

Ia menjelaskan bahwa motor yang dipaksa bekerja dalam kondisi tidak prima bisa mengalami berbagai masalah seperti mesin overheat, rem blong, hingga rantai putus saat perjalanan mudik.

4 Komponen Motor yang Wajib Dicek Sebelum Mudik

Agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman, pengendara disarankan memeriksa beberapa komponen penting pada sepeda motor.

1. Oli Mesin

Oli berfungsi menjaga suhu mesin tetap stabil. Untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik, sebaiknya gunakan oli baru agar mesin tetap bekerja optimal meski menghadapi kemacetan.

2. Sistem Rem

Rem merupakan komponen vital untuk keselamatan. Pastikan kampas rem masih tebal dan sistem pengereman berfungsi dengan baik, terutama saat melewati jalur dengan turunan atau kondisi lalu lintas padat.

3. Ban dan Suspensi

Motor saat mudik biasanya membawa beban lebih, baik karena boncengan maupun barang bawaan. Karena itu tekanan angin ban harus sesuai agar motor tetap stabil di jalan.

4. Sistem Penggerak

Untuk motor matik, pengendara perlu memastikan kondisi V-belt masih baik. Sementara untuk motor manual, rantai harus dalam kondisi terlumasi dan tidak terlalu kendor.

Perhatikan Teknik Berkendara Saat Mudik

Selain kondisi motor, pengendara juga perlu memperhatikan teknik berkendara selama perjalanan mudik.

Salah satunya adalah mengatur barang bawaan agar tidak terlalu besar atau tinggi karena dapat memengaruhi keseimbangan motor.

Barang yang melebihi lebar setang atau terlalu tinggi bisa mengubah pusat keseimbangan kendaraan sehingga motor lebih sulit dikendalikan, terutama saat terkena hembusan angin kencang di jalur pantura.

Pada akhirnya, tujuan utama mudik bukanlah sekadar cepat sampai, melainkan tiba di rumah dengan selamat.

Dengan memastikan kondisi motor tetap prima serta menjaga teknik berkendara yang aman, perjalanan mudik diharapkan dapat berlangsung lancar hingga kembali pulang ke rumah. 
(**)

Editor : Laila Zakiya
#lebaran #viral #honda jateng #mudik #Astra Motor Jateng #safety riding