Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Perbandingan SUV Wuling Eksion PHEV vs Mitsubishi Destinator: Duel Teknologi Hybrid vs Mesin Turbo, Pilih Irit atau Bertenaga?

Nur Pramudito • Sabtu, 25 April 2026 | 14:30 WIB
Perbandingan SUV Wuling Eksion PHEV vs Mitsubishi Destinator, adu teknologi hybrid vs mesin turbo. Mana pilihan terbaik untuk keluarga? (GEMINI AI)
Perbandingan SUV Wuling Eksion PHEV vs Mitsubishi Destinator, adu teknologi hybrid vs mesin turbo. Mana pilihan terbaik untuk keluarga? (GEMINI AI)

RADARSOLO.COM - Pasar SUV 7-seater di Indonesia makin panas. Dua nama yang kini jadi sorotan adalah Wuling Eksion PHEV dan Mitsubishi Destinator.

Meski bermain di rentang harga yang beririsan, keduanya membawa pendekatan yang benar-benar berbeda: satu fokus pada elektrifikasi, satu lagi menonjolkan performa konvensional yang tangguh.

Lantas, bagaimana perbandingan keduanya? Berikut ulasan lengkapnya.

Performa: Elektrifikasi vs Mesin Turbo

Dalam perbandingan performa, Wuling Eksion PHEV menawarkan teknologi plug-in hybrid.

SUV ini menggabungkan mesin bensin 1.500 cc NA dengan motor listrik bertenaga 195 Tk dan torsi 230 Nm. Mesin bensinnya sendiri menghasilkan 105 Tk dan 130 Nm.

Kombinasi ini disalurkan melalui Dedicated Hybrid Transmission (DHT), dengan baterai 20,5 kWh.

Hasilnya, mobil ini mampu melaju hingga 125 km dalam mode listrik murni (EV), dan total jarak tempuhnya diklaim tembus 1.000 km.

Di sisi lain, Mitsubishi Destinator tampil dengan pendekatan berbeda.

Mengandalkan mesin 1.5 liter turbo 4B40, SUV ini menghasilkan tenaga 163 PS dan torsi 250 Nm.

Tenaga disalurkan melalui transmisi CVT dengan lima mode berkendara.

Jika ditarik kesimpulan, Eksion unggul dalam efisiensi dan teknologi, sementara Destinator lebih menonjol dalam tenaga instan dan karakter berkendara konvensional.

Dimensi dan Kaki-Kaki

Wuling Eksion PHEV hadir dengan dimensi panjang 4.745 mm dan wheelbase 2.810 mm.

Suspensinya menggunakan kombinasi McPherson di depan dan multi-link di belakang, memberikan kenyamanan sekaligus stabilitas.

Sedangkan Mitsubishi Destinator menggunakan setup McPherson Strut di depan dan torsion beam di belakang.

Untuk penggunaan harian, konfigurasi ini tetap nyaman, namun secara teknis masih di bawah multi-link milik Eksion dalam hal peredaman.

Desain dan Interior: Modern vs Fungsional

Dari sisi desain, Wuling Eksion PHEV tampil modern dengan honeycomb grille, lampu depan X-shaped, serta panoramic sunroof dan power tailgate.

Interiornya mengusung konsep minimalis premium dengan kombinasi warna walnut brown dan carbon black.

Fitur kabin cukup lengkap, seperti:

Sementara itu, Mitsubishi Destinator lebih menonjolkan kepraktisan. Varian Ultimate menjadi yang paling lengkap dengan:

Namun untuk varian bawah, fitur masih cukup standar, bahkan beberapa masih menggunakan AC manual dan jok fabric.

Fitur Keselamatan

Dalam hal safety, Wuling Eksion PHEV tampil sangat kompetitif dengan:

Sementara Mitsubishi Destinator, fitur keselamatan aktif lengkap hanya tersedia di varian Ultimate, seperti:

Varian bawahnya masih cukup terbatas, terutama dari sisi airbag dan fitur aktif.

Kesimpulan: Pilih yang Mana?

Dalam perbandingan SUV ini, pilihan kembali pada kebutuhan pengguna:

Jika Anda mengutamakan masa depan otomotif, Eksion jelas menarik.

Namun jika Anda masih mengandalkan performa mesin turbo untuk berbagai kondisi jalan, Destinator tetap jadi pilihan rasional.

Editor : Nur Pramudito
#Wuling Eksion PHEV #SUV 7-penumpang #mitsubishi #Mitsubishi Destinator #wuling