RADARSOLO.COM - Ferrari akhirnya resmi memasuki era elektrifikasi lewat peluncuran Ferrari Luce, mobil listrik atau EV pertama mereka yang diperkenalkan di Vela di Calatrava – Citta dello Sport, Roma, Italia, pada 25 Mei 2026.
Peluncuran Ferrari Luce menjadi tonggak penting sekaligus penanda era baru Maranello dalam menghadirkan teknologi kendaraan listrik berperforma tinggi tanpa meninggalkan DNA khas Ferrari.
Pemilihan lokasi peluncuran bukan tanpa alasan. Pada tanggal yang sama di tahun 1947, Ferrari meraih kemenangan pertamanya di Roma melalui Ferrari 125 S dalam ajang Gran Premio di Roma bersama pembalap Franco Cortese.
Ferrari Luce Jadi Simbol Era Baru Maranello
Kehadiran Ferrari Luce disebut sebagai bagian terpenting dari strategi multi-energi Ferrari yang pertama kali diumumkan saat Capital Markets Day 2022.
Ferrari menegaskan bahwa teknologi EV bukan hadir untuk menggantikan mesin konvensional mereka. Sebaliknya, elektrifikasi dianggap sebagai jalan baru untuk memperluas inovasi desain, performa, hingga sensasi berkendara khas Ferrari.
Nama “Luce” sendiri berasal dari bahasa Italia yang berarti cahaya. Ferrari menyebut nama tersebut sebagai simbol arah baru masa depan pabrikan asal Maranello itu.
Seluruh komponen utama Ferrari Luce dikembangkan langsung di Maranello, mulai dari motor listrik hingga baterai. Bahkan proyek mobil listrik pertama Ferrari ini diklaim menghasilkan lebih dari 60 paten baru.
Presiden Ferrari, John Elkann, menyebut Ferrari Luce sebagai langkah besar dalam mendefinisikan ulang masa depan Ferrari.
“Dengan Ferrari Luce, kami kembali mendefinisikan batas dari apa yang mungkin dilakukan. Hari ini bukan hanya peluncuran mobil baru, tetapi juga pembukaan babak baru yang memperkuat tradisi Ferrari dalam membentuk masa depan,” ujar Elkann dalam pernyataan resminya.
Ferrari juga menggandeng studio desain LoveFrom milik Jony Ive dan Marc Newson untuk mengembangkan desain Ferrari Luce.
Desain Ferrari Luce: Empat Pintu dan Lima Kursi
Ferrari Luce tampil berbeda dibanding Ferrari pada umumnya. Mobil listrik EV pertama Ferrari ini hadir dengan konfigurasi empat pintu dan lima kursi, sesuatu yang belum pernah diterapkan sebelumnya oleh Ferrari.
Salah satu ciri paling menonjol ialah area kaca besar atau glass house yang memberikan tampilan futuristis sekaligus elegan.
Ferrari juga menyematkan pelek berukuran jumbo, yakni 23 inci di depan dan 24 inci di belakang, menjadi ukuran terbesar yang pernah digunakan pada mobil produksi Ferrari.
Masuk ke interior, Ferrari memadukan tombol mekanis tradisional dengan layar digital modern.
Menariknya, Ferrari Luce dibekali kunci berteknologi layar E Ink yang disebut menjadi pertama di industri otomotif.
Sistem hiburannya juga sangat premium dengan 21 speaker dan amplifier 3.000 watt.
Pengguna dapat memilih lima mode audio berbeda mulai dari Studio, Concerto, Immersive, Opera, hingga Electronic.
Performa EV Ferrari Luce Tembus 1.035 HP
Sebagai mobil listrik performa tinggi, Ferrari Luce dibangun menggunakan platform khusus dengan empat motor listrik yang ditempatkan di masing-masing roda.
Total tenaga yang dihasilkan mencapai 1.050 Cv atau setara 1.035 HP dengan dukungan baterai 122 kWh dan sistem kelistrikan 800 volt.
Ferrari mengklaim mobil listrik EV pertamanya ini mampu melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam 2,5 detik, sementara akselerasi 0-200 km/jam dapat dicapai dalam 6,8 detik.
Kecepatan maksimal Ferrari Luce diklaim melebihi 310 km/jam dengan jarak tempuh lebih dari 530 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Untuk meningkatkan pengendalian, Ferrari menyematkan suspensi aktif turunan Ferrari F80 serta teknologi rear wheel steering independen.
Ferrari juga menghadirkan Vehicle Control Unit (VCU) terbaru yang mampu mengintegrasikan sistem powertrain dan dinamika kendaraan hingga 200 kali per detik.
Pengemudi dapat memilih tiga mode berkendara melalui e-Manettino, yakni Range, Tour, dan Performance.
Fitur Digital dan Garansi Ferrari Luce
Ferrari Luce turut dibekali aplikasi MyFerrari Luce yang memungkinkan pengguna mengatur kendaraan dari jarak jauh sekaligus membantu optimalisasi rute perjalanan untuk kendaraan EV.
Untuk layanan purnajual, Ferrari memberikan program Genuine Maintenance selama tujuh tahun serta garansi delapan tahun untuk komponen utama powertrain listrik, termasuk baterai dan sistem pengisian daya.
Editor : Nur Pramudito