RADARSOLO.COM-Ratusan pelajar di kawasan rural Provinsi Jawa Tengah memperoleh bekal kompetensi kerja yang lebih kuat melalui peresmian Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Kamis (11/6/2026).
Fasilitas yang diresmikan oleh PT Astra Honda Motor bersama Astra Motor Jawa Tengah ini ditujukan untuk mendukung pengembangan keterampilan siswa sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan servis sepeda motor Honda.
Baca Juga: Astra Motor Semarang Gelar City Riding "Scoopy Your Mode Your Ride" Libatkan 20 Pasangan
Kehadiran Pos AHASS TEFA di SMK Muhammadiyah 3 Weleri menjadi yang kedua di Jawa Tengah setelah sebelumnya hadir di SMKN 1 Wonosegoro pada tahun 2024.
Melalui program ini, peserta didik dapat merasakan langsung pengalaman kerja di bidang servis dan perawatan sepeda motor sesuai standar bengkel resmi Honda atau AHASS.
Bekerja sama dengan AHASS Astra Motor Weleri, Pos AHASS TEFA ini dilengkapi empat pit servis yang mampu melayani hingga 16 unit sepeda motor setiap hari.
Seluruh pekerjaan mekanik dilakukan oleh siswa yang telah lulus Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Astra Honda di bawah pengawasan langsung teknisi berpengalaman dari AHASS mitra.
Konsumen dapat memanfaatkan berbagai layanan seperti perawatan berkala, penggantian oli, serta penyediaan suku cadang asli Honda Genuine Part (HGP).
Region Head Astra Motor Jawa Tengah Budi Yanto menyampaikan apresiasinya atas pencapaian SMK Muhammadiyah 3 Weleri yang pada tahun 2025 berhasil meraih predikat Best of The Best Nasional SMK Mitra Binaan Honda.
“Patut berbangga karena SMK Muhammadiyah 3 Weleri pada tahun 2025 berhasil meraih prestasi Best of The Best Nasional SMK Mitra Binaan Honda," terang Budi Yanto.
Baca Juga: Astra Honda Resmikan Pos AHASS TEFA Pertama di Riau, Sasar Pelajar SMKN 3 Mandau
"Prestasi gemilang ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara SMK, Main Dealer Astra Motor Jawa Tengah, dan PT Astra Honda Motor mampu melahirkan generasi muda yang kompeten, unggul, dan siap memasuki dunia kerja,” imbuhnya.
Budi berharap fasilitas baru ini dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pembelajaran untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai perkembangan industri dan bisnis otomotif.
“Kami berharap Pos AHASS TEFA SMK Muhammadiyah 3 Weleri dapat menjadi wadah pembelajaran yang memberikan pengalaman industri secara nyata bagi para peserta didik, sekaligus menjadi inspirasi untuk terus berinovasi dan mempertahankan prestasi pada masa mendatang,” tuturnya.
Manfaat fasilitas ini turut dirasakan langsung oleh siswa Teknik Sepeda Motor (TSM) kelas XI, Muhammad Gian Saputra.
Menurutnya, Pos AHASS TEFA membuka wawasan nyata mengenai operasional kerja di dunia industri profesional.
“AHASS memiliki standar pelayanan dan kompetensi mekanik yang ahli, standar ini kami implementasikan secara nyata sehingga kami bisa belajar langsung berbagai aspek industri otomotif mulai dari pelayanan, promosi, hingga penyampaian masalah dan solusi perawatan motor Honda,” kata Muhammad Gian Saputra.
Untuk menjamin kenyamanan konsumen, Pos AHASS TEFA ini juga menyediakan layanan konsultasi di meja depan (front desk) serta ruang tunggu yang dilengkapi fasilitas pendingin udara (AC).
Bersamaan dengan momentum peresmian tersebut, SMK Muhammadiyah 3 Weleri ditunjuk menjadi tempat kunjungan kerja (benchmark) yang dihadiri oleh 87 peserta dari SMK Mitra Binaan Honda Region Sumatera serta 124 peserta dari Region Jawa Tengah.
Rombongan tersebut terdiri atas Vocational Manager, Vocational Officer Main Dealer, serta Kepala Program Studi TSM.
Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri Maulana Malik Ibrohim menyambut baik kegiatan tersebut sebagai ruang untuk saling berbagi praktik terbaik dalam mengelola pendidikan vokasi.
Dalam sesi pemaparan, pihak sekolah membagikan strategi keberhasilan meraih predikat tingkat nasional, yang meliputi komitmen manajemen, kolaborasi, sikap kerja unggul, serta faktor doa.
Para tamu undangan juga diajak melihat langsung fasilitas Laboratorium Teknik Sepeda Motor (TSM), termasuk Laboratorium Service Unit yang memiliki 18 pit kerja dengan dukungan lebih dari 30 unit sepeda motor Honda sebagai alat praktik siswa.
“Besar harapan kami bahwa wawasan dan pengalaman yang diperoleh hari ini dapat memberikan manfaat bagi SMK Mitra Binaan Astra Honda lainnya,” ujar Maulana Malik Ibrohim saat membuka kegiatan. (*)
Editor : Tri Wahyu Cahyono