Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Panduan Aman dan Hemat BBM untuk Pengendara Motor Matik dan Manual, Simak Tipsnya

Nur Pramudito • Senin, 29 Juni 2026 | 14:40 WIB
Panduan Aman dan Hemat BBM untuk Pengendara Motor Matik dan Manual, Simak Tipsnya
Panduan Aman dan Hemat BBM untuk Pengendara Motor Matik dan Manual, Simak Tipsnya

RADARSOLO.COM - Di tengah fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) dan tingginya mobilitas masyarakat, pengeluaran untuk membeli bensin menjadi salah satu beban rutin yang perlu diperhatikan.

Banyak pengendara menganggap konsumsi BBM sepenuhnya ditentukan oleh teknologi mesin bawaan pabrikan.

Padahal, faktor terbesar yang memengaruhi irit atau borosnya bahan bakar justru berasal dari cara pengendara mengoperasikan sepeda motor.

Teknik berkendara yang benar tidak hanya meningkatkan keselamatan, tetapi juga mampu membuat konsumsi BBM menjadi lebih efisien.

Konsep ini dikenal sebagai eco-riding, yang berjalan seiring dengan prinsip safety riding.

Saat pengendara mampu menjaga akselerasi tetap halus dan stabil, mesin akan bekerja pada kondisi paling efisien sehingga penggunaan bahan bakar menjadi lebih hemat.

Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah, Oke Desiyanto, membagikan sejumlah tips sederhana namun efektif agar pengguna motor matik maupun manual bisa menghemat konsumsi BBM dalam aktivitas sehari-hari.

1. Kelola Akselerasi dengan Halus

Menurut Oke, kunci utama eco-riding adalah menjaga putaran mesin (RPM) tetap stabil.

Konsumsi bahan bakar paling tinggi biasanya terjadi ketika motor dipaksa berakselerasi secara mendadak dari posisi diam.

Untuk motor matik, hindari kebiasaan menarik gas secara spontan ketika lampu lalu lintas berubah hijau atau saat hendak menyalip kendaraan lain.

Sebaliknya, bukalah gas secara bertahap dan halus (smooth linear acceleration).

Sistem transmisi matik menggunakan kopling sentrifugal sehingga hentakan gas hanya membuat mesin meraung dengan RPM tinggi tanpa penyaluran tenaga yang efisien ke roda.

Sementara itu, pengguna motor manual disarankan melakukan perpindahan gigi pada waktu yang tepat, yakni pada putaran mesin rendah hingga menengah sekitar 4.000–5.000 RPM.

Jangan mempertahankan gigi rendah terlalu lama hingga mesin meraung tinggi.

Sebaliknya, hindari pula menggunakan gigi tinggi pada kecepatan rendah karena dapat membebani mesin dan memicu gejala knocking.

2. Manfaatkan Momentum Saat Mengurangi Kecepatan

Kebiasaan mengerem mendadak lalu kembali berakselerasi menjadi salah satu penyebab konsumsi BBM meningkat.

Oleh karena itu, pengendara dianjurkan menjaga jarak aman menggunakan aturan tiga detik agar memiliki waktu lebih banyak mengantisipasi kondisi lalu lintas di depan.

Misalnya, ketika melihat lampu lalu lintas berubah merah atau antrean kendaraan di kejauhan, segera lepaskan gas dan biarkan motor melaju memanfaatkan momentum alami sebelum melakukan pengereman.

Cara ini tidak hanya menghemat bahan bakar, tetapi juga meningkatkan keselamatan berkendara.

3. Hindari Menarik Gas dan Rem Secara Bersamaan

Kesalahan yang masih sering dilakukan pengguna motor matik adalah membuka gas sedikit sambil tetap menahan rem belakang ketika kondisi lalu lintas merayap.

Menurut Oke, kebiasaan tersebut membuat kampas kopling ganda terus bergesekan sehingga suhu CVT meningkat.

Akibatnya, mesin harus bekerja lebih keras untuk melawan tekanan rem, konsumsi BBM menjadi lebih boros, sekaligus mempercepat keausan komponen transmisi.

Jika motor harus berhenti, tutup gas sepenuhnya dan gunakan rem. Saat akan berjalan kembali, lepaskan rem terlebih dahulu, kemudian buka gas secara perlahan.

4. Periksa Tekanan Ban Secara Rutin

Faktor lain yang sering diabaikan adalah tekanan angin ban.

Ban yang kurang tekanan udara memiliki permukaan kontak lebih luas dengan aspal sehingga meningkatkan gaya gesek (rolling resistance).

Kondisi ini membuat mesin membutuhkan tenaga lebih besar untuk memutar roda.

Pengendara disarankan memeriksa tekanan angin ban minimal satu kali dalam seminggu sesuai rekomendasi pabrikan yang biasanya tercantum pada stiker kendaraan.

5. Jangan Membawa Muatan Berlebihan

Semakin berat beban yang dibawa, semakin besar tenaga yang dibutuhkan mesin.

Oke menjelaskan bahwa setiap tambahan beban sekitar 10 kilogram dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga sekitar 1–2 persen.

Karena itu, bawalah barang secukupnya agar performa motor tetap optimal sekaligus lebih hemat BBM.

"Dengan meredam ego di jalan, tidak berkendara agresif, serta menggantinya dengan cara berkendara yang halus dan terencana, kita bukan hanya menghemat bahan bakar. Lebih dari itu, kita juga mengurangi risiko kecelakaan, menjaga komponen motor lebih awet, dan memastikan perjalanan selamat sampai tujuan," jelas Oke Desiyanto.

Editor : Nur Pramudito
#Tips & Trik Motor Honda ##cari_aman #honda jateng #Astra Motor Jateng #safety riding