RADARSOLO.COM - Ban merupakan komponen yang menjadi penghubung langsung antara sepeda motor dengan permukaan jalan.
Perannya sangat penting karena ban tidak hanya berfungsi sebagai alas karet, tetapi juga bertugas merespons kondisi permukaan jalan, mendukung pengendalian kemudi, membantu kemampuan pengereman, serta menopang seluruh bobot kendaraan beserta pengendaranya.
Kondisi ban yang prima akan memberikan rasa aman dan nyaman selama berkendara.
Sebaliknya, ban yang sudah aus atau mengalami kerusakan dapat menurunkan performa sepeda motor sekaligus meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.
Baca Juga: Honda Stylo dan Honda BeAT Rajai SBBI Award 2026, Astra Motor Jateng Apresiasi Kepercayaan Konsumen
Mukammad Aldy Irvansyah, Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, menjelaskan bahwa perawatan ban memiliki tingkat kepentingan yang sama dengan komponen motor lainnya.
Pasalnya, ban menjadi salah satu bagian utama yang menentukan keselamatan saat motor digunakan.
Namun, masih banyak pengendara yang tidak menyadari bahwa gaya berkendara maupun kebiasaan sehari-hari justru dapat mempercepat proses keausan ban.
Apabila ban motor lebih cepat gundul dari biasanya, beberapa kebiasaan berikut bisa menjadi penyebabnya.
Gaya Berkendara yang Mempercepat Keausan Ban
Akselerasi dan pengereman secara mendadak
Kebiasaan menarik gas secara tiba-tiba maupun melakukan pengereman keras dapat meningkatkan gesekan serta tekanan pada permukaan ban.
Kondisi tersebut membuat suhu ban lebih cepat meningkat, sehingga mempercepat kerusakan karet dan memperpendek usia pakai ban.
Melakukan manuver secara agresif
Kebiasaan menikung dengan kecepatan tinggi atau menggunakan sudut kemiringan ekstrem, terutama ketika melewati jalan dengan permukaan kasar, dapat mempercepat keausan pada bagian sisi ban.
Gesekan yang terjadi saat melakukan manuver agresif jauh lebih besar dibandingkan ketika motor berjalan lurus.
Kebiasaan Buruk Pengendara yang Memperpendek Usia Ban
Tekanan angin ban tidak sesuai standar
Tekanan angin yang terlalu rendah membuat bidang kontak ban dengan aspal menjadi lebih luas.
Akibatnya, gesekan meningkat dan ban lebih cepat aus.
Sementara itu, tekanan angin yang terlalu tinggi dapat menyebabkan bagian tengah ban lebih cepat terkikis serta mengurangi daya cengkeram terhadap permukaan jalan.
Sering membawa beban berlebihan
Mengangkut barang atau penumpang melebihi kapasitas yang dianjurkan membuat ban harus bekerja lebih berat.
Beban tambahan tersebut dapat menyebabkan ban lebih cepat panas, mempercepat keausan, hingga berpotensi merusak struktur ban.
Sering melewati jalan rusak dan permukaan tajam
Jalan berlubang, berbatu, maupun area dengan kerikil atau benda tajam dapat mempercepat kerusakan ban.
Selain membuat permukaan ban cepat aus, kondisi tersebut juga berisiko merusak konstruksi ban dan meningkatkan kemungkinan terjadinya kebocoran.
Agar usia pakai ban kendaraan lebih panjang, pengendara perlu menerapkan beberapa langkah berikut:
- Berkendara dengan halus dan penuh antisipasi. Hindari kebiasaan melakukan akselerasi maupun pengereman secara mendadak. Jaga putaran gas tetap stabil dan lakukan pengereman secara bertahap.
- Melakukan manuver dengan aman. Saat menikung, sesuaikan kecepatan dan sudut kemiringan motor. Hindari melakukan manuver ekstrem atau terlalu merebahkan motor di jalan umum.
- Rutin mengecek tekanan angin ban. Pastikan tekanan angin selalu sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan minimal satu kali dalam seminggu atau sebelum melakukan perjalanan jauh.
- Tidak membawa beban berlebih. Gunakan motor sesuai dengan kapasitas angkut yang dianjurkan agar ban tidak menerima tekanan berlebihan yang dapat mempercepat kerusakan.
- Memilih jalur yang lebih aman. Usahakan menghindari jalan berlubang, rusak, atau memiliki banyak benda tajam. Jika terpaksa melewati jalur tersebut, kurangi kecepatan dan berkendaralah dengan lebih hati-hati.
"Dengan gaya berkendara yang lebih bijak dan perhatian terhadap kondisi ban, tidak hanya memperpanjang usia pakainya, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara. Ingat, ban yang terawat adalah investasi keselamatan Anda di jalan," tutup Aldy.
Editor : Nur PramuditoSumber : Honda Jateng, Astra Motor Jateng