RADARSOLO.COM - Kemunculan BYD Racco di akun Instagram resmi BYD Indonesia memunculkan dugaan bahwa mobil listrik mungil tersebut segera dijual di Indonesia.
Pasalnya, BYD Indonesia mengunggah konten mengenai Racco sebanyak tiga kali secara beruntun.
Pada unggahan pertama, BYD Indonesia memperkenalkan Racco sekaligus menjelaskan karakter utama kendaraan listrik tersebut.
Konten berikutnya membahas pilihan warna yang tersedia, sebelum unggahan ketiga mengulas lebih lengkap mengenai spesifikasi, baterai, hingga fitur yang ditawarkan.
Menariknya, seluruh materi yang digunakan dalam ketiga unggahan tersebut menampilkan BYD Racco versi yang saat ini dipasarkan di Jepang.
Aktivitas tersebut langsung menarik perhatian warganet. Secara keseluruhan, tiga unggahan BYD Indonesia itu mendapatkan puluhan ribu tanda suka dan ribuan komentar.
Tidak sedikit pengguna media sosial yang menilai kemunculan Racco secara berturut-turut sebagai salah satu tanda-tanda BYD Racco akan dijual di Indonesia.
Apalagi, sebelumnya mobil listrik tersebut memang telah mendapatkan respons positif di pasar Jepang.
Untuk memastikan maksud di balik unggahan tersebut, kami telah menghubungi Head of PR & Government BYD Indonesia, Luther Panjaitan.
Namun, hingga artikel ini diterbitkan, belum ada jawaban mengenai apakah BYD Racco akan dijual di Indonesia.
BYD Racco Laris di Jepang
Sebelumnya, BYD Racco resmi dipasarkan di Jepang sejak Juli 2026.
Kehadirannya langsung mendapat sambutan positif dengan total 1.002 unit dipesan hanya dalam waktu dua pekan setelah peluncuran.
BYD bahkan menargetkan jumlah pemesanan Racco bisa mencapai 10.000 unit hingga akhir 2026.
Di Jepang, harga BYD Racco dimulai dari 2,14 juta yen atau sekitar Rp230 jutaan sebelum subsidi.
Mobil tersebut ditawarkan dalam tiga pilihan, yakni Racco 200, Racco 300 Plus, dan Racco 300 Premium.
Secara dimensi, Racco memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.800 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.520 mm.
Dengan ukuran tersebut, Racco mampu membawa empat penumpang. Mobil listrik mungil ini juga memiliki ruang bagasi berkapasitas 280 liter.
Untuk sektor performa, BYD Racco menggunakan baterai berjenis LFP dengan dua pilihan kapasitas, yaitu 22,4 kWh dan 35,84 kWh.
Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga maksimal 47 kW atau sekitar 63 hp dengan torsi puncak 160 Nm.
Jarak tempuh yang ditawarkan berada di kisaran 210 hingga 320 kilometer, bergantung pada kapasitas baterai yang digunakan.
Sementara untuk pengisian daya, varian Racco 200 mendukung DC charging hingga 35,8 kW dengan konektor CHAdeMO.
Adapun varian yang menggunakan baterai berkapasitas lebih besar memiliki kemampuan pengisian daya hingga 49,7 kW.
Dengan semakin seringnya BYD Racco diperkenalkan melalui kanal resmi BYD Indonesia, publik kini menunggu kepastian apakah mobil listrik mungil tersebut benar-benar akan dijual di Indonesia.(np)
Editor : Nur PramuditoSumber : BYD Indonesia