RADARSOLO.COM - Kehadiran Alva N3 dalam proyek Motor Listrik Nasional (Molinas) membuat persaingan kendaraan listrik buatan Indonesia semakin menarik.
Motor listrik ini memiliki desain dan spesifikasi yang sangat dekat dengan Alva N3 Next Gen yang sudah lebih dahulu dipasarkan secara komersial.
Kemiripan tersebut terlihat dari sejumlah spesifikasi utama. Alva N3 mengandalkan motor Hub Drive dengan tenaga maksimum 4,5 kW dan torsi yang diklaim mencapai 125 Nm. Kecepatan maksimumnya mencapai 80 kilometer per jam.
Motor listrik ini juga dibekali baterai berkapasitas 3,3 kWh.
Dengan kapasitas tersebut, Alva mengklaim Alva N3 mampu menempuh jarak hingga 140 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Spesifikasi tersebut pada dasarnya sama dengan yang ditawarkan Alva N3 Next Gen. Salah satu teknologi unggulannya adalah Boost Charge yang memungkinkan pengisian baterai hingga 50 persen dalam waktu kurang dari 25 menit.
Alva N3 Next Gen juga mempunyai tiga pilihan mode berkendara, yakni Eco, Urban, dan Sport.
Selain itu, tersedia Hill Start Assist serta Hill Descent Assist untuk membantu pengendara ketika melewati tanjakan maupun turunan.
Perbedaan Alva N3 dengan N3 Next Gen lebih banyak terletak pada identitas produk dan perannya dalam proyek Motor Listrik Nasional.
Alva N3 ditempatkan sebagai bagian dari proyek Molinas, sedangkan Alva N3 Next Gen merupakan model yang ditawarkan kepada konsumen.
Untuk Alva N3 Next Gen, harga yang ditawarkan mencapai Rp37,5 juta untuk unit beserta baterai di wilayah Jabodetabek.
Tersedia pula skema Bebas Pas dengan harga Rp22,5 juta dalam program tertentu.
Gesits G1 Jadi Lawan Alva N3
Di pasar Motor Listrik Indonesia, Gesits G1 menjadi salah satu model yang relevan untuk dibandingkan dengan Alva N3.
Gesits G1 telah lebih lama dikenal sebagai motor listrik buatan Indonesia dan menyasar kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Dari sisi tenaga, Gesits G1 sedikit lebih unggul. Motor listrik tersebut memiliki daya maksimum 5 kW, sementara Alva N3 berada di angka 4,5 kW.
Namun, Alva N3 mempunyai angka torsi yang jauh lebih besar di atas kertas, yakni 125 Nm. Gesits G1 tercatat memiliki torsi 30 Nm.
Meski begitu, angka torsi pada motor listrik tidak bisa langsung dibandingkan tanpa melihat metode serta titik pengukurannya.
Karena itu, angka tersebut lebih tepat digunakan sebagai gambaran spesifikasi, bukan satu-satunya penentu performa di jalan.
Perbedaan lainnya terlihat pada kecepatan maksimum. Alva N3 mampu melaju hingga 80 kilometer per jam, sedangkan Gesits G1 memiliki kecepatan maksimum sekitar 70 kilometer per jam.
Baterai Alva N3 vs Gesits G1
Pada sektor baterai, Alva N3 membawa kapasitas 3,3 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 140 kilometer.
Kombinasi tersebut membuat Motor Listrik buatan Indonesia ini menawarkan paket yang cukup kompetitif untuk penggunaan harian.
Alva N3 juga mendapatkan dukungan teknologi Boost Charge yang menjadi salah satu nilai jualnya.
Teknologi tersebut memungkinkan proses pengisian baterai berlangsung lebih cepat.
Sementara itu, Gesits G1 menggunakan sistem baterai yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Dengan konfigurasi dua baterai, jarak tempuh yang ditawarkan dapat lebih panjang dibandingkan penggunaan satu baterai.
Jika hanya melihat spesifikasi di atas kertas, Alva N3 mempunyai sejumlah keunggulan, terutama pada klaim jarak tempuh dan kecepatan maksimum.
Namun, kebutuhan pengguna tetap menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan.
Alva N3 Bukan Sekadar Motor Listrik Baru
Persaingan Alva N3 vs Gesits G1 bukan hanya mengenai angka tenaga, torsi, baterai, maupun kecepatan.
Keduanya juga membawa kepentingan yang lebih besar dalam perkembangan industri Motor Listrik Indonesia.
Gesits telah lama dikenal sebagai salah satu merek Motor Listrik lokal.
Sementara Alva N3 hadir dengan membawa identitas sebagai bagian dari proyek Motor Listrik Nasional.
Menariknya, Alva N3 memiliki banyak kesamaan dengan Alva N3 Next Gen.
Mulai dari motor Hub Drive 4,5 kW, torsi 125 Nm, baterai 3,3 kWh, kecepatan maksimum 80 kilometer per jam, hingga klaim jarak tempuh 140 kilometer.
Kondisi tersebut membuat tantangan Alva N3 bukan sekadar menunjukkan bahwa spesifikasinya mampu bersaing dengan Gesits G1.
Faktor pembeda yang paling penting justru berada pada posisi produk dan harga yang nantinya ditawarkan kepada konsumen.
Harga Jadi Penentu
Harga berpotensi menjadi faktor paling menentukan dalam persaingan Motor Listrik Indonesia.
Jika Alva N3 bisa ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan produk dengan basis teknologi serupa, motor listrik ini berpeluang menarik perhatian konsumen sekaligus memperkuat posisi proyek Molinas.
Sebaliknya, apabila harga Alva N3 tidak berbeda jauh dari Alva N3 Next Gen, konsumen tentu akan mempertimbangkan kembali alasan memilihnya.
Pada akhirnya, Alva N3 vs Gesits G1 bukan hanya soal siapa yang memiliki spesifikasi paling tinggi.
Harga, skema kepemilikan baterai, biaya penggunaan, jarak tempuh, fitur, serta layanan purnajual akan menjadi pertimbangan penting sebelum konsumen memilih Motor Listrik buatan Indonesia.
Editor : Nur Pramudito