RADARSOLO.COM - Pengalaman kurang menyenangkan saat menggunakan mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dibagikan influencer Aa Juju melalui media sosial.
Unggahannya viral dan menjadi perhatian warganet setelah ia menceritakan berbagai persoalan yang dialami sejak membeli mobil tersebut secara tunai.
Aa Juju mengaku permasalahan Hyundai Ioniq 5 yang dialaminya membuat dirinya merasa stres. Dalam video yang diunggah melalui Instagram dan TikTok, ia bahkan menyebut pengalaman tersebut sampai memengaruhi kondisi psikologisnya.
"Ini mobil bikin gue sampai berobat ke psikolog karena bikin gue stres udah gitu aftersalesnya juga bikin gue stres," ujar Aa Juju dalam videonya.
Video tersebut kemudian viral dan telah ditonton jutaan kali. Dalam rekaman itu, Aa Juju memperlihatkan sejumlah keluhan terkait Hyundai Ioniq 5 miliknya, termasuk masalah head unit yang tiba-tiba mati.
Ia sempat menghubungi nomor yang disimpan dengan nama Hyundai Fatmawati untuk menyampaikan keluhan. Namun, menurut Aa Juju, pesan yang disampaikan tidak segera mendapatkan respons.
Persoalan lain yang disorot adalah penggunaan mobil ketika diparkir secara paralel. Aa Juju mengaku sejak awal sudah menyampaikan kebutuhan tersebut kepada sales Hyundai. Menurutnya, tenaga penjual sempat menyatakan Hyundai Ioniq 5 dapat digunakan untuk parkir paralel.
Namun, setelah mobil kerap diparkir secara paralel, Aa Juju mengaku mulai menemukan masalah pada kendaraannya.
"Masalah pertama muncul ini gue nggak bisa pakai fast charging jadi gue bisanya itu pakai charging-an yang lama," kata Aa Juju.
Belum selesai dengan persoalan pengisian daya, Hyundai Ioniq 5 miliknya kemudian disebut tidak dapat dinyalakan. Kondisi tersebut membuat teknisi harus datang ke rumah untuk melakukan pemeriksaan.
Menurut Aa Juju, teknisi kemudian menyampaikan bahwa aki mobil mengalami kehabisan daya sehingga perlu diganti. Kondisi itu membuat Aa Juju mempertanyakan kembali informasi yang sebelumnya diberikan sales terkait kemampuan mobil untuk parkir paralel.
"Jadi mobil ini tuh nggak disaranin buat parkir paralel, gila nggak lu?" ujarnya.
Dalam video tersebut, terdengar suara yang diduga merupakan teknisi menjelaskan bahwa penggunaan baterai terlalu banyak dapat berkaitan dengan kondisi mobil. Teknisi juga disebut menyarankan agar Hyundai Ioniq 5 tidak terlalu sering digunakan untuk parkir paralel.
Aa Juju kemudian mempertanyakan hal tersebut kepada sales. Namun, ia mengaku mendapatkan jawaban berbeda karena sales menyebut mobil sebelumnya sudah pernah diuji dan dapat digunakan untuk parkir paralel.
Masalah Hyundai Ioniq 5 tersebut rupanya belum berhenti. Pada hari berikutnya, Aa Juju kembali mengeluhkan head unit mobil yang mati dan kembali meminta bantuan teknisi.
Ia menilai penanganan yang diberikan teknisi belum memuaskan. Bahkan, Aa Juju mengaku menemukan solusi setelah mencari informasi melalui internet dan ChatGPT.
"Udah ngotak-ngatik kalah sama gue nyari di internet. Sebenernya masih panjang nanti deh lanjut part 2," kata Aa Juju.
Viral, Aa Juju Cekcok dengan Sales Hyundai
Persoalan tersebut kemudian berlanjut ketika Aa Juju bertemu dengan pihak dealer. Dalam video lanjutan, influencer tersebut terlihat terlibat perdebatan dengan sales Hyundai.
Aa Juju mempertanyakan sejumlah informasi mengenai produk yang dinilai tidak disampaikan secara jelas. Ia juga menyoroti pemahaman sales mengenai fitur dan kondisi Hyundai Ioniq 5 yang dibelinya.
Video cekcok antara Aa Juju dan sales tersebut kembali menjadi perhatian warganet. Peristiwa ini membuat keluhan influencer tersebut terhadap layanan sales dan aftersales Hyundai semakin ramai diperbincangkan di media sosial.
Hyundai Indonesia Beri Tanggapan
Menanggapi keluhan yang viral tersebut, Hyundai Indonesia menyatakan tengah melakukan penelusuran terhadap persoalan yang dialami Aa Juju.
Head of Brand Interactive Hyundai Motors Indonesia Rouli Sijabat menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan, baik terkait penggunaan produk maupun layanan sales dan aftersales.
"Atas nama Hyundai Indonesia, kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan dan situasi yang dialami oleh pelanggan kami, baik terkait pengalaman penggunaan produk maupun layanan dari tim sales & aftersales kami," jelas Rouli, Kamis (20/8/2026).
Hyundai menyatakan telah menerima masukan yang disampaikan Aa Juju. Perusahaan juga tengah melakukan penanganan dan penelusuran secara menyeluruh untuk mencari solusi terbaik atas permasalahan tersebut.
"Kami telah menerima masukan tersebut dan saat ini tengah melakukan penanganan serta penelusuran secara menyeluruh untuk memastikan langkah penyelesaian terbaik bagi pelanggan," tukas Rouli.
Kasus Hyundai Ioniq 5 yang dikeluhkan influencer Aa Juju tersebut kini masih dalam proses penelusuran Hyundai Indonesia. Sementara itu, video keluhan hingga cekcok dengan sales terus menjadi perbincangan di media sosial.
Editor : Nur PramuditoSumber : Instagram/@makanlurrrr, Hyundai Indonesia