Suzuki e Sky, Mobil Listrik Mungil dengan Fast Charging dan Jarak Tempuh 310 Km

Nur Pramudito • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:27 WIB
Suzuki e Sky, Mobil Listrik Mungil dengan Fast Charging dan Jarak Tempuh 310 Km (Carscoops)
Suzuki e Sky, Mobil Listrik Mungil dengan Fast Charging dan Jarak Tempuh 310 Km (Carscoops)

RADARSOLO.COM - Suzuki kembali memperluas lini kendaraan listriknya dengan memperkenalkan Suzuki e Sky, mobil listrik mungil yang dikembangkan untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.

Model terbaru ini merupakan versi produksi dari konsep Vision e-Sky yang sebelumnya diperkenalkan pada 2025.

Menariknya, Suzuki tidak melakukan perubahan besar terhadap desain konsep tersebut. Sejumlah elemen utama masih dipertahankan, meski beberapa detail dibuat lebih sederhana agar sesuai dengan kebutuhan produksi massal.

Suzuki e Sky dijadwalkan meluncur di Jepang pada musim gugur 2026. Setelah itu, mobil listrik mungil ini diproyeksikan masuk ke pasar Eropa dan Inggris mulai 2027.

Kehadiran e Sky juga memperkuat portofolio kendaraan listrik Suzuki.

Sebelumnya, pabrikan asal Jepang tersebut telah memiliki e Vitara dan e Every.

Berbeda dari keduanya, e Sky menyasar segmen kei car atau kendaraan mungil khas Jepang.

Desain Suzuki e Sky Masih Mirip Mobil Konsep

Mengutip Carscoops, Senin (24/8/2026), tampilan Suzuki e Sky masih menunjukkan banyak karakter Vision e-Sky. Perubahan yang dilakukan lebih banyak menyentuh detail eksterior.

Lampu depan LED kini dibuat lebih besar dengan tampilan yang lebih gelap. Sementara bagian gril LED pada mobil konsep diganti menggunakan panel hitam yang memiliki desain lebih sederhana.

Logo Suzuki ditempatkan pada bagian depan dengan bentuk hidung yang lebih tegas. Bumper juga mendapat lubang udara yang berfungsi membantu kebutuhan pendinginan.

Pada bagian samping, Suzuki tetap menggunakan konsep atap melayang atau floating roof. Pilar C juga dibuat sewarna dengan panel bodi sehingga memberikan kesan modern.

Beberapa komponen dibuat lebih konvensional. Misalnya, pelek berukuran lebih kecil, kaca spion yang diperbesar, serta gagang pintu konvensional yang desainnya mengingatkan pada Suzuki Alto.

Bagian belakang mendapatkan lampu LED dengan ukuran lebih besar. Suzuki juga mempertahankan gagang pintu bagasi yang terlihat jelas dan menambahkan cladding sewarna bodi pada bumper.

Sebagai kei car, dimensi mobil listrik mungil ini tetap mengikuti regulasi kendaraan ringan di Jepang. Suzuki e Sky memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.625 mm, serta jarak sumbu roda 2.460 mm.

Interior Suzuki e Sky Lebih Sederhana

Masuk ke dalam kabin, Suzuki mengubah pendekatan futuristis yang terdapat pada Vision e-Sky menjadi desain yang lebih fungsional.

Material dan pencahayaan ambient yang sebelumnya terlihat pada mobil konsep tidak lagi menjadi fokus.

Sebagai gantinya, kabin e Sky dibuat lebih sederhana agar biaya produksi dan harga jual tetap kompetitif.

Dasbor dilengkapi layar infotainment berukuran 10,1 inci yang dipadukan dengan panel instrumen digital.

Suzuki juga masih menggunakan tuas transmisi otomatis konvensional serta panel khusus untuk mengatur sistem pendingin kabin.

Fitur lainnya mencakup kompartemen tambahan di sisi penumpang, jok dan setir berpemanas, rem parkir elektrik, serta sistem heat pump.

Sistem heat pump tersebut bekerja bersama pemanas udara elektrik untuk membantu menjaga efisiensi baterai, terutama ketika mobil digunakan di daerah dengan suhu rendah.

Layaknya kei car pada umumnya, Suzuki e Sky memiliki kapasitas empat penumpang. Ruang bagasi yang disediakan juga dibuat relatif kecil demi mempertahankan dimensi bodi yang kompak.

Baterai 26 kWh, Jarak Tempuh Suzuki e Sky Capai 310 Km

Suzuki e Sky menggunakan platform Heartect e yang dirancang untuk kendaraan listrik.

Sistem penggeraknya menggunakan motor listrik dengan konfigurasi penggerak roda depan.

Motor, inverter, dan transmisi ditempatkan dalam satu unit e-Axle sehingga konstruksi sistem penggeraknya menjadi lebih ringkas.

Suzuki belum mengungkap angka tenaga resmi motor listrik e Sky. Namun, regulasi kei car di Jepang membatasi tenaga kendaraan hingga 63 hp atau sekitar 47 kW.

Untuk baterai, mobil listrik mungil ini menggunakan teknologi lithium iron phosphate atau LFP dengan kapasitas 26 kWh.

Walaupun kapasitas baterainya tidak besar, Suzuki mengklaim jarak tempuh e Sky dapat mencapai 310 km dalam sekali pengisian daya.

Jarak tempuh tersebut tergolong menarik untuk kendaraan listrik berukuran kecil. Sebagai pembanding, BYD Racco mampu mencapai sekitar 320 km, tetapi menggunakan baterai berkapasitas lebih besar, yakni 35,84 kWh.

Efisiensi motor listrik, desain bodi yang lebih aerodinamis, serta bobot kendaraan yang ringan menjadi beberapa faktor yang membantu mencapai jarak tempuh tersebut.

Suzuki e Sky memiliki bobot sekitar 1.030 kg.

Pengisian Cepat hingga 80 Persen dalam 25 Menit

Selain menawarkan jarak tempuh 310 km, Suzuki e Sky juga mendukung sejumlah metode pengisian baterai.

Menggunakan sumber listrik rumah standar, baterai membutuhkan waktu sekitar delapan jam untuk terisi penuh.

Sementara jika memakai wallbox 6 kW, waktu pengisian dapat dipangkas menjadi sekitar 4,5 jam.

Mobil listrik mungil ini juga mendukung fast charging DC 50 kW. Dengan metode tersebut, baterai dapat diisi dari kondisi tertentu hingga 80 persen dalam waktu sekitar 25 menit.

Suzuki turut membekali e Sky dengan teknologi Vehicle-to-Home atau V2H. Fitur ini memungkinkan energi yang tersimpan di baterai mobil dimanfaatkan untuk memasok listrik ke perangkat eksternal.

Output listrik yang tersedia mencapai AC 100V dengan daya hingga 1.500 watt.

Dengan kemampuan tersebut, e Sky tidak hanya berfungsi sebagai kendaraan, tetapi juga dapat menjadi sumber listrik ketika dibutuhkan.

Suzuki e Sky Segera Masuk Pasar Global

Pasar Jepang menjadi tujuan pertama Suzuki e Sky. Mobil listrik ini dijadwalkan mulai dipasarkan pada musim gugur 2026.

Di Jepang, e Sky akan menghadapi persaingan dari sejumlah kei car listrik seperti Nissan Sakura, Mitsubishi eK X EV, Honda N-One e, hingga BYD Racco.

Suzuki juga telah menyiapkan ekspansi ke luar Jepang. Mulai 2027, e Sky diperkirakan hadir di Eropa dan Inggris.

Di pasar tersebut, mobil listrik mungil Suzuki akan berhadapan dengan model seperti Renault Twingo E-Tech, Dacia Spring, dan Volkswagen ID.Every1 versi produksi.

Dengan bodi kompak, baterai berkapasitas 26 kWh, serta jarak tempuh hingga 310 km, Suzuki e Sky diposisikan sebagai kendaraan listrik yang cocok untuk aktivitas harian di perkotaan.

Kehadiran model ini sekaligus menunjukkan langkah Suzuki untuk memperluas pilihan mobil listrik mungil, khususnya bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan praktis, efisien, dan mudah digunakan di lingkungan perkotaan.

Editor : Nur Pramudito
Sumber : Carscoops
suzuki e sky suzuki electric vehicle mobil listrik