Cuaca Sulit Diprediksi, Pengendara Motor Perlu Tingkatkan Kewaspadaan

Nur Pramudito • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:49 WIB
Cuaca Sulit Diprediksi, Pengendara Motor Perlu Tingkatkan Kewaspadaan
Cuaca Sulit Diprediksi, Pengendara Motor Perlu Tingkatkan Kewaspadaan

RADARSOLO.COM -  Agustus umumnya dikenal sebagai puncak musim kemarau dengan cuaca cerah dan kondisi jalan yang cenderung kering. Namun, perubahan kondisi iklim membuat cuaca semakin sulit diprediksi.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bisa turun secara tiba-tiba. Kondisi tersebut membuat pengendara sepeda motor perlu meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara, terutama saat terjadi perubahan cuaca secara mendadak.

Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah, Mukammad Aldy Irvansyah, mengatakan pengendara perlu memahami berbagai potensi bahaya di jalan agar dapat melakukan antisipasi dan berkendara dengan lebih aman.

Menurutnya, terdapat sejumlah kondisi yang perlu diwaspadai pengendara motor saat menghadapi cuaca yang tidak menentu.

1. Jalan Menjadi Licin

Hujan pertama setelah periode kering yang cukup panjang dapat membuat permukaan jalan menjadi sangat licin. Debu, kotoran, dan sisa oli yang menumpuk di permukaan aspal dapat bercampur dengan air hujan sehingga membentuk lapisan licin.

Kondisi tersebut dapat mengurangi daya cengkeram ban terhadap aspal dan meningkatkan risiko tergelincir, khususnya ketika pengendara melakukan manuver, berbelok, atau mengerem.

2. Jarak Pandang Terbatas

Hujan deras juga dapat mengurangi jarak pandang pengendara secara signifikan. Air yang membasahi kaca helm, cipratan kendaraan lain, hingga derasnya tirai hujan bisa membuat kondisi di depan menjadi sulit terlihat dengan jelas.

Karena itu, pengendara perlu mengurangi kecepatan dan memastikan pandangan tetap optimal selama berkendara.

3. Jarak Pengereman Lebih Panjang

Permukaan jalan yang basah membuat proses pengereman membutuhkan jarak lebih panjang dibandingkan ketika jalan dalam kondisi kering.

Pengereman secara mendadak dan terlalu keras juga dapat meningkatkan risiko ban kehilangan daya cengkeram. Pengendara disarankan melakukan pengereman secara bertahap dan tetap menjaga kendali sepeda motor.

4. Waspada Genangan Air

Genangan air juga menjadi salah satu ancaman yang perlu diperhatikan. Ban sepeda motor dapat kehilangan kontak dengan permukaan aspal ketika melewati genangan dalam kondisi tertentu. Fenomena ini dikenal sebagai aquaplaning atau hydroplaning.

Saat kondisi tersebut terjadi, motor dapat terasa seperti "melayang" sehingga lebih sulit dikendalikan. Karena itu, pengendara perlu berhati-hati ketika melihat genangan di depan.

5. Manuver Mendadak Pengguna Jalan Lain

Hujan yang turun secara tiba-tiba juga dapat membuat pengguna jalan lain panik atau melakukan manuver mendadak. Misalnya, pengereman keras atau berpindah arah secara tiba-tiba tanpa memberikan tanda.

Pengendara motor perlu mengantisipasi kemungkinan tersebut dengan menjaga jarak aman dan memperhatikan pergerakan kendaraan di sekitar.

Aldy menekankan, antisipasi menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga keselamatan saat berkendara di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Pengendara disarankan mengurangi kecepatan agar memiliki waktu dan ruang yang cukup untuk merespons perubahan kondisi di jalan.

Selain itu, hindari pengereman mendadak dan lakukan pengereman secara bertahap. Jaga jarak dengan kendaraan di depan lebih jauh dari biasanya untuk memberikan ruang apabila terjadi situasi yang tidak terduga.

Pengendara juga disarankan menyalakan lampu utama meskipun berkendara pada siang hari. Hal ini bertujuan agar keberadaan sepeda motor lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lainnya.

Perlengkapan berkendara juga perlu diperhatikan. Saat hujan, gunakan perlengkapan yang sesuai, termasuk jas hujan model setelan atas dan bawah, untuk menunjang kenyamanan sekaligus keselamatan selama perjalanan.

“Ada baiknya kita berjaga-jaga untuk keamanan dan kenyamanan kita saat berkendara di tengah situasi apa pun. Utamakan #CariAman berkendara dalam keadaan apa pun karena keluarga kita sudah menunggu di rumah,” kata Aldy.

Editor : Nur Pramudito
Sumber : Honda Jateng
Tips & Trik Motor Honda #cari_aman honda jateng Astra Motor Jateng safety riding