RADARSOLO.COM - Abu vulkanik tidak bisa dianggap sebagai debu biasa. Partikel yang muncul akibat erupsi gunung berapi tersebut dapat menimbulkan kerusakan pada berbagai bagian kendaraan, mulai dari Cat hingga komponen di dalam Mesin Mobil.
Sejumlah wilayah yang terdampak sebaran Abu Vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau membuat pemilik kendaraan perlu meningkatkan kewaspadaan.
Abu yang menempel di bodi mobil sebaiknya tidak langsung dibersihkan dengan cara sembarangan karena dapat menimbulkan goresan.
Berbeda dengan debu pada umumnya, abu vulkanik memiliki partikel sangat halus sekaligus bersifat abrasif. Kandungan silika di dalamnya membuat partikel tersebut memiliki karakter tajam seperti serpihan kaca.
Selain itu, kandungan tertentu pada abu vulkanik juga dapat mempercepat proses korosi pada bagian kendaraan.
Abu Vulkanik Bisa Merusak Cat dan Kaca Mobil
Salah satu bagian yang paling mudah terdampak adalah permukaan kendaraan.
Abu vulkanik yang menempel pada Cat mobil kemudian digosok atau dilap tanpa terlebih dahulu dibilas dapat menyebabkan permukaan cat tergores.
Hal serupa dapat terjadi pada kaca. Abu yang masuk ke celah antara kaca depan dan wiper berpotensi membuat kaca tergores ketika wiper dioperasikan.
Kaca samping juga berisiko mengalami goresan apabila terdapat abu di sela-sela kaca saat jendela mobil dinaikkan atau diturunkan.
Karena itu, jangan langsung menggunakan wiper untuk membersihkan Abu Vulkanik yang menempel di kaca. Cara tersebut justru berpotensi membuat permukaan kaca mengalami baret.
Mesin Mobil Juga Bisa Terdampak
Kerusakan akibat Abu Vulkanik tidak berhenti pada bagian eksterior. Partikel yang sangat kecil dapat masuk ke berbagai celah kendaraan, termasuk sistem penyaringan udara dan komponen Mesin Mobil.
Jika filter udara dipenuhi abu, aliran udara menuju mesin dapat terganggu. Dalam kondisi tertentu, hal ini berpotensi menyebabkan mesin bekerja tidak optimal dan mengalami peningkatan suhu.
Partikel abu yang berhasil masuk ke dalam mesin juga dapat menjadi material abrasif.
Dalam jumlah tertentu, abu tersebut bisa mempercepat keausan komponen yang bergerak. Kontaminasi serupa bahkan dapat berdampak pada sistem transmisi.
Cara Membersihkan Mobil dari Abu Vulkanik
Pemilik kendaraan yang mobilnya terkena Abu Vulkanik sebaiknya melakukan pembersihan dengan hati-hati.
Hindari menggosok langsung permukaan bodi atau kaca ketika abu masih menempel.
Gunakan air untuk membilas abu terlebih dahulu agar partikel abrasif terangkat dari permukaan. Setelah itu, kendaraan dapat dicuci menggunakan metode yang sesuai.
Filter udara juga perlu diperiksa. Jika sudah terlalu kotor, sebaiknya dibersihkan atau diganti sesuai kondisinya.
Pemeriksaan dan penggantian oli secara berkala juga penting untuk menjaga kondisi Mesin Mobil, terutama setelah kendaraan digunakan di wilayah yang banyak terpapar abu vulkanik.
Bagian mesin dan komponen rem yang terpapar abu dapat dibersihkan menggunakan udara bertekanan secara hati-hati. Langkah ini bertujuan menghilangkan partikel yang masuk ke sela-sela komponen.
Dengan penanganan yang tepat, risiko Abu Vulkanik terhadap Cat, Mesin Mobil, kaca, rem, hingga komponen bergerak lainnya dapat diminimalkan.