RADARSOLO.COM - Pasar mobil bekas kelas city car masih menjadi primadona bagi masyarakat yang membutuhkan moda transportasi lincah, irit bahan bakar, serta ramah di kantong.
Di antara derasnya dominasi mobil LCGC (Low Cost Green Car), Kia Picanto tetap berdiri manis sebagai salah satu pilihan city car non-LCGC bekas yang sangat menggoda.
Hadir dalam beberapa generasi, mulai dari versi awal (Picanto Cosmo/Option), All New Picanto, hingga generasi facelift GT-Line, hatchback mungil asal Korea Selatan ini terkenal memiliki plat bodi tebal, mesin 4-silinder yang halus, serta kenyamanan di atas rata-rata mobil murah sekelasnya.
Baca Juga: Harga Mobil LCGC September 2026 Mulai Rp141 Jutaan, Ini yang Paling Murah
Bagi Anda yang berencana meminang city car ini untuk mobilitas perkotaan, simak daftar harga pasaran Kia Picanto bekas terbaru 2026, rincian spesifikasi, hingga ulasan kelebihan dan kekurangannya berikut ini.
Daftar Harga Mobil Kia Picanto Bekas 2026
Harga Kia Picanto bekas di bursa mobil bekas online maupun showroom terdekat sangat bervariasi tergantung tahun produksi, kondisi unit, tipe transmisi, serta riwayat pajak kendaran.
Berikut kisaran estimasi pasaran harga Kia Picanto bekas terbaru tahun 2026:
Kia Picanto Generasi I (2004 – 2010 / Cosmo): Rp45.000.000 – Rp65.000.000
All New Kia Picanto (2011 – 2014): Rp68.000.000 – Rp89.000.000
Kia Picanto Facelift / Morning 1.0 (2015 – 2017): Rp90.000.000 – Rp115.000.000
Kia Picanto GT-Line / New Generation (2018 – 2021): Rp140.000.000 – Rp180.000.000
Catatan: Harga dapat berbeda-beda di tiap wilayah (OTR) tergantung kondisi kesehatan mesin, kilometer (odometer), dan keabsahan dokumen kendaraan.
Baca Juga: Daftar Motor Matic Paling Irit dan Murah Buat Harian, Budget Rp18 Juta–Rp20 Juta Dapat Apa Saja?
Spesifikasi Teknis Kia Picanto
Untuk generasi terpopulernya di Indonesia (All New Picanto produksi 2011–2015), berikut ringkasan spesifikasi teknis utamanya:
Mesin: 1.250 cc (1.2L) Kappa Dual CVVT, 4-Silinder Segaris
Tenaga Maksimum: 87 PS @ 6.000 RPM
Torsi Maksimum: 120 Nm @ 4.000 RPM
Transmisi: Manual 5-Percepatan / Otomatis (A/T) 4-Percepatan
Kapasitas Tangki: 35 Liter
Sistem Bahan Bakar: Multi-Point Injection (MPI)
Suspensi: MacPherson Strut (Depan) / Coupled Torsion Beam Axle (Belakang)
Kelebihan Kia Picanto Bekas
Mesin 4-Silinder Sangat Halus: Berbeda dari beberapa kompetitor LCGC atau city car 3-silinder yang terasa bergetar saat idle, mesin 4-silinder milik Picanto menyemburkan tenaga dengan halus dan kedap.
Desain Timeless dan Stylish: Tampilan eksteriornya yang mengusung gril Tiger Nose khas Kia membuat mobil ini tidak cepat terkesan kuno.
Plat Bodi Tebal dan Build Quality Bagus: Material bodi dan interior feltnya terasa lebih kokoh dan solid dibandingkan mobil LCGC murah pada umumnya.
Irit Bahan Bakar: Untuk konsumsi harian di dalam kota, angka efisiensi BBM Kia Picanto tergolong hemat di kisaran 12–14 km/liter, serta sanggup menembus 15–17 km/liter untuk rute luar kota/tol.
Setir Ringan dan Lincah: Menggunakan teknologi Electronic Power Steering (EPS) yang sangat enteng, membuat manuver di kemacetan dan parkir di ruang sempit terasa begitu mudah.
Kekurangan Kia Picanto Bekas
Fitur Keselamatan Terbatas (Tipe Lama): Beberapa varian All New Picanto tahun lama belum dibekali sistem pengereman ABS maupun airbag untuk penumpang depan.
Kapasitas Kabin dan Baris Kedua Sempit: Mengingat dimensinya yang mungil, ruang kaki (legroom) baris kedua dan kapasitas bagasi belakang tergolong terbatas.
Jaringan Bengkel Resmi Terbatas: Tidak sebanyak merek asal Jepang, jaringan bengkel resmi Kia kini relatif terbatas di kota-kota kecil, meski bengkel spesialis Korea sudah banyak menjamur.
Peradaman Suara Ban: Pada kecepatan tinggi di atas 60 km/jam, gesekan roda atau ban dengan permukaan jalan terkadang masih terdengar cukup jelas ke dalam kabin.
Apakah Kia Picanto Bekas Masih Worth It di Tahun 2026?
Jawabannya: Sangat Worth It.
Dengan anggaran modal mulai Rp60 juta hingga Rp80 jutaan, Anda sudah bisa mendapatkan unit All New Picanto kondisi sehat.
Mobil ini menawarkan tingkat kenyamanan, material bodi, serta kehalusan berkendara yang jauh lebih unggul daripada membeli mobil LCGC second pada rentang harga yang sama.
Mobil ini sangat direkomendasikan bagi pengendara pemula, mahasiswa, pekerja muda komuter harian, atau dijadikan mobil kedua untuk keperluan mobilitas jarak pendek di dalam kota.
Editor : Syahaamah Fikria