Mitsubishi Xpander vs Mitsubishi Destinator, Beda Kelas tapi Sama-Sama Nyaman: Mana yang Cocok?

Nur Pramudito • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 13:49 WIB
Mitsubishi Xpander vs Mitsubishi Destinator, Beda Kelas tapi Sama-Sama Nyaman: Mana yang Cocok? (GEMINI AI)
Mitsubishi Xpander vs Mitsubishi Destinator, Beda Kelas tapi Sama-Sama Nyaman: Mana yang Cocok? (GEMINI AI)

RADARSOLO.COM - Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Destinator menjadi dua pilihan menarik bagi konsumen yang mencari mobil keluarga dengan karakter berbeda.

Meski sama-sama mengusung identitas Mitsubishi dan mengutamakan kenyamanan, keduanya sebenarnya menyasar kebutuhan serta kelas pasar yang tidak sepenuhnya sama.

Mitsubishi Xpander lebih cocok bagi konsumen yang membutuhkan mobil keluarga dengan harga relatif terjangkau, konsumsi bahan bakar yang efisien, serta karakter suspensi yang nyaman untuk penggunaan sehari-hari.

Sementara itu, Mitsubishi Destinator hadir dengan posisi yang lebih tinggi.

Mobil ini menawarkan mesin turbo, tenaga lebih besar, desain SUV yang gagah, ground clearance tinggi, serta berbagai fitur yang membuat kabinnya terasa lebih premium.

Lantas, apa saja perbedaan Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Destinator?

Performa Mesin Mitsubishi Xpander vs Mitsubishi Destinator

Perbedaan paling besar antara kedua mobil tersebut dapat ditemukan pada sektor dapur pacu.

Mitsubishi Destinator menggunakan mesin bensin 1.5 liter Turbo DOHC 16 Valve. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimal 163 PS pada 5.000 rpm dan torsi 250 Nm pada 2.500 rpm.

Besarnya torsi yang tersedia sejak putaran mesin rendah membuat Destinator memiliki karakter akselerasi yang lebih responsif. Kondisi tersebut menjadi keuntungan ketika mobil digunakan untuk perjalanan luar kota, menyalip kendaraan lain, maupun melewati tanjakan dengan muatan penuh.

Sementara itu, Mitsubishi Xpander mengandalkan mesin 1.5 liter MIVEC DOHC tanpa turbo atau Naturally Aspirated.

Mesin tersebut menghasilkan tenaga 105 PS pada 6.000 rpm dengan torsi maksimal 141 Nm pada 4.000 rpm.

Di atas kertas, kemampuan mesin Xpander memang berada cukup jauh di bawah Destinator. Namun, karakter mesinnya lebih mengutamakan tenaga yang halus dan mudah dikendalikan.

Untuk aktivitas sehari-hari di perkotaan, termasuk menghadapi kondisi stop-and-go dan perjalanan di jalan tol, performa Xpander masih cukup untuk memenuhi kebutuhan mobil keluarga.

Dimensi dan Ground Clearance

Selain mesin, perbedaan karakter Mitsubishi Xpander vs Mitsubishi Destinator juga terlihat dari ukuran bodinya.

Mitsubishi Destinator memiliki dimensi 4.680 mm untuk panjang, 1.840 mm untuk lebar, dan 1.780 mm untuk tinggi.

Ground clearance-nya mencapai 244 mm. Angka tersebut membuat posisi bodi Destinator terlihat lebih tinggi dan memberikan keuntungan ketika melewati jalan rusak, permukaan tidak rata, maupun medan yang membutuhkan jarak aman lebih tinggi dari permukaan tanah.

Sementara itu, Mitsubishi Xpander mempunyai panjang sekitar 4.595 mm. Ground clearance-nya berada di kisaran 220-225 mm, tergantung varian.

Meski lebih rendah dibanding Destinator, jarak terendah ke tanah tersebut masih cukup untuk penggunaan di perkotaan. Polisi tidur, jalan berlubang, maupun genangan menjadi medan yang relatif sesuai dengan karakter Xpander.

Dari tampilan, keduanya sama-sama membawa bahasa desain Dynamic Shield khas Mitsubishi. Namun, Destinator memiliki proporsi bodi yang lebih besar sehingga tampil lebih mendekati SUV berukuran menengah.

Interior dan Fitur Kenyamanan

Perbedaan kelas juga terasa ketika masuk ke bagian interior.

Mitsubishi Destinator menawarkan atmosfer kabin yang lebih premium dengan penggunaan material berkualitas serta peningkatan pada aspek peredaman suara.

Kabin yang lebih kedap membuat perjalanan jarak jauh terasa lebih nyaman. Destinator juga dibekali lima pilihan mode berkendara, yaitu Normal, Wet, Gravel, Tarmac, dan Mud.

Mode tersebut dirancang untuk menyesuaikan karakter mobil dengan kondisi permukaan jalan yang berbeda.

Di sisi lain, Mitsubishi Xpander lebih menonjolkan kepraktisan sebagai mobil keluarga. Ruang penyimpanan, cup holder, dan berbagai kompartemen menjadi salah satu nilai jualnya.

Pada varian tertentu, Xpander juga sudah mendapatkan material soft touch sehingga memberikan kesan yang lebih baik. Namun, dari sisi kemewahan dan kelengkapan teknologi, posisinya masih berada di bawah Destinator.

Apakah Mitsubishi Xpander Aman untuk Tanjakan?

Pertanyaan mengenai kemampuan Mitsubishi Xpander ketika melewati tanjakan cukup sering muncul, terutama karena mobil ini menggunakan sistem penggerak roda depan atau FWD.

Pada penggunaan normal, Xpander tetap dapat digunakan untuk menghadapi jalan menanjak. Salah satu fitur yang membantu adalah Hill Start Assist (HSA).

Fitur tersebut bekerja dengan menahan rem sementara ketika pengemudi berpindah dari pedal rem ke pedal gas saat berhenti di tanjakan. Dengan begitu, risiko mobil bergerak mundur ketika akan kembali melaju dapat dikurangi.

Karakter transmisi CVT juga membantu menjaga putaran mesin agar tetap sesuai ketika mobil membutuhkan tenaga di jalan menanjak.

Meski demikian, seperti mobil lainnya, kemampuan melewati tanjakan tetap dipengaruhi oleh kondisi jalan, beban kendaraan, teknik mengemudi, serta kondisi mesin dan transmisi.

Kekurangan Mitsubishi Xpander

Di balik popularitasnya sebagai mobil keluarga, Mitsubishi Xpander tetap mempunyai sejumlah kekurangan jika dibandingkan dengan beberapa rivalnya.

1. Fitur ADAS Belum Selengkap Rival

Salah satu aspek yang masih menjadi perhatian adalah kelengkapan sistem keselamatan aktif.

Beberapa kompetitor seperti Hyundai Stargazer dengan SmartSense dan Honda BR-V dengan Honda Sensing menawarkan berbagai fitur bantuan pengemudi, termasuk teknologi pengereman otomatis dan Adaptive Cruise Control pada varian tertentu.

Xpander masih lebih mengandalkan fitur keselamatan standar dan cruise control konvensional.

2. Performa Tidak Berorientasi Sporty

Mesin 1.5 liter MIVEC pada Xpander lebih mengedepankan kenyamanan dan efisiensi dibandingkan performa agresif.

Karena itu, pengemudi yang mengharapkan akselerasi spontan atau sensasi berkendara sporty mungkin akan merasakan karakter Xpander lebih kalem.

3. Kualitas Kamera Mundur

Kualitas tampilan kamera belakang juga menjadi salah satu bagian yang masih bisa ditingkatkan.

Pada kondisi tertentu, terutama ketika digunakan pada malam hari, tampilan kamera mundur dan layar head unit bawaan dapat terasa kurang tajam dibandingkan sistem yang ditawarkan sejumlah mobil pesaing.

Siapa Saja Rival Mitsubishi Xpander?

Persaingan Mitsubishi Xpander di pasar mobil keluarga Indonesia cukup ketat. Sejumlah model yang berada di area persaingan yang sama antara lain Toyota Avanza dan Veloz, Hyundai Stargazer, Honda BR-V, serta Suzuki Ertiga dan XL7.

Toyota Avanza dan Veloz memiliki keunggulan dari sisi jaringan layanan yang luas. Sementara Hyundai Stargazer menawarkan teknologi bantuan pengemudi yang lebih lengkap pada varian tertentu.

Honda BR-V juga memiliki karakter yang lebih berorientasi pada performa dengan mesin bertenaga 121 PS.

Di sisi lain, Suzuki Ertiga dan XL7 menjadi pilihan yang turut menarik perhatian konsumen yang mempertimbangkan efisiensi serta harga pembelian.

Sementara itu, Mitsubishi Destinator berada pada segmen yang lebih tinggi. Model ini bersinggungan dengan kendaraan seperti Chery Tiggo 8, Honda CR-V Turbo, Wuling Almaz RS, hingga Jetour X70 Plus.

Mitsubishi Xpander atau Mitsubishi Destinator?

Pada akhirnya, pilihan antara Mitsubishi Xpander vs Mitsubishi Destinator sangat bergantung pada kebutuhan dan anggaran.

Mitsubishi Xpander lebih mengarah pada konsumen yang membutuhkan MPV keluarga untuk aktivitas harian dengan karakter berkendara nyaman, mesin naturally aspirated yang sederhana, serta biaya pembelian yang lebih terjangkau.

Sedangkan Mitsubishi Destinator menawarkan pengalaman yang lebih premium melalui mesin 1.5 liter turbo, torsi lebih besar, ground clearance 244 mm, serta fitur dan kenyamanan kabin yang lebih lengkap.

Dengan perbedaan karakter tersebut, keduanya bukan sekadar pilihan antara mobil yang lebih murah atau lebih mahal, tetapi juga menyangkut kebutuhan penggunaan dan fitur yang diinginkan pemilik.

Editor : Nur Pramudito
Xpander vs Destinator mobil bekas Mitsubishi Xpander mitsubishi Mitsubishi Destinator