“Alhamdulillah pada saat pengumuman, siswa dan siswi sujud syukur sembari bedoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Pada pukul 18.30, berdasar laporan Polsek Ngargoyoso, tidak ada satu pun siswa Eskariso konvoi kelulusan,” kata Wakil Kepala (Waka) Humas SMKN Ngargoyoso Okto.
Bahkan beberapa hari pascapengumuman, beberapa siswa kelas XII berniat melakukan aksi sosial dan bantuan kemanusiaan. Menyasar masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Sebelumnya, aksi serupa sudah digelar Eskariso, beberapa hari yang lalu.
Sementara itu, rincian kelulusan yakni 181 siswa dari Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) serta 102 siswa dari Perhotelan dan Jasa Pariwisata. Dari jumlah itu, 71 persen sudah terserap dunia usaha dan dunia industri (DUDI). “Yang 15 persen melanjutkan kuliah. Sisanya belum menentukan pilihan,” imbuhnya.
Eskariso menargetkan 70 persen terserap DUDI sebelum pengumuman kelulusan. “Alhamdulillah sejak Okober 2019 sampai sebelum pandemi Covid-19, sudah banyak yang mengikuti proses rekrutmen dan terserap DUDI. Sebuah prestasi membanggakan bagi sekolah, keluarga, dan diri siswa dan siswi bersangkutan. Tidak perlu ke mana-mana mencari kerja setelah lulus. Masih kelas XII sudah ditawari kerja,” ujarnya.
Melalui Bursa Kerja Khusus (BKK), siswa Eskariso sudah mengikuti proses rekrutmen di PT Astra Honda Motor, PT Astra Daihatsu Motor, PT Musashi, PT Kayaba, PT Mayora, dan masih banyak lainnya. Termasuk beberapa hotel berdasarkan pengamatan saat siswa praktik kerja lapangan (PKL).
Sebenarnya, April kemarin BKK SMKN Ngargoyoso berniat menggelar rekrutmen jurusan TBSM dan Perhotelan. Namun karena suasana pandemi korona, terpaksa ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
“Semua berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. Semua kegiatan kembali normal,” sambung Koordinator BKK SMKN Ngargoyoso Mita. (fer/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra