Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) ini sengaja dilakukan secara daring mengingat kondisi pandemi korona (Covid-19) yang masih belum memungkinkan untuk dilakukan wisuda secara tatap muka.
Meskipun wisuda secara daring, mahasiswa yang mengikuti upacara tersebut terlihat khidmat. Masing - masing juga mengenakan pakaian toga.
Direktur UT Surakarta Yulia Budiwati dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan wisuda secara daring tersebut menjadi hal biasa bagi UT. Lantaran beberapa kali sejak adanya pendemi, sistem penyampaian materi perkuliahan juga menggunakan pembelajaran jarah jauh (PJJ).
”Untuk wisudawan yang mengikuti daring ada 296 orang dari berbagai studi. Namun untuk total kelulusan semuanya yakni 630 mahasiswa. Kami harapkan meskipun prosesi wisuda dilakukan secara daring di tengah-tengah pandemi, tidak menyurutkan mahasiswa untuk terus belajar,” kata Yulia.
Dalam pelaksanaan wisuda 2020 yang dilakukan secara daring tersebut, tidak hanya jajaran direksi UT saja yang mengikuti proses wisuda. Beberapa pejabat seperti Kepala Dinas Cabang VI Surakarta Suyanta, kemudian Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya juga ikut dalam proses pelaksaan wisuda daring.
Bupati Wardoyo menyampaikan, meskipun wisuda digelar dengan daring, tentunya tidak dijadikan sebagai kendala dalam bersama – sama untuk terus memiliki komitmen bersama khususnya dalam bidang pendidikan.
”Terus tingkatkan kinerja dari tenaga pengajar bagi mahasiswa. Karena saya yakin hal itu akan dapat membentuk kader yang bangsa yang cakap. Memiliki komitmen bersama. Dan bagi mahasiswa, semoga ilmu yang didapat nantinya dapat dimanfaatkan bagi masyarakat bangsa dan negara,” tegas bupati. (rud/adi) Editor : Perdana Bayu Saputra