Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Forum Mahasiswa Bidikmisi UIN RM Said Bantu Biaya Pendidikan Mahasiswa

Syahaamah Fikria • Jumat, 6 Agustus 2021 | 06:19 WIB
Penyerahan bantuan biaya pendidikan Formasi Scholarship oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Raden Mas Said Syamsul Bakri, Kamis (5/8). (MANISSA/RADAR SOLO)
Penyerahan bantuan biaya pendidikan Formasi Scholarship oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Raden Mas Said Syamsul Bakri, Kamis (5/8). (MANISSA/RADAR SOLO)
SUKOHARJO - Forum Mahasiswa Bidikmisi (Formasi) Kabinet Gentari UIN Raden Mas Said Surakarta memberikan bantuan biaya pendidikan kepada lima mahasiswa tidak mampu berprestasi, Kamis (5/8). Masing-masing mahasiswa mendapatkan Rp 2 juta.

Bantuan tersebut diserahkan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Raden Mas Said Syamsul Bakri. Dalam sambutannya, Syamsul menyampaikan, kegiatan ini jadi bukti nyata Formasi dalam mengeimplementasikan tolong-menolong dan urgensi kepedulian.

Pihaknya memberikan apresiasi kepada mahasiswa bidik misi yang memberikan bantuan beasiswa. Meskipun mereka juga memiliki keterbatasan ekonomi, namun mampu menghimpun dana untuk mahasiswa yang lain.

“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan. Semoga Formasi semakin sukses ke depannya,” kata Syamsul.

Ketua Formasi Panji Putra Ariyanto menjelaskan, Formasi Scholarship merupakan program kerja dari divisi solivice. Bertujuan untuk dapat menyebar kebermanfaatan, baik kepada masyarakat maupun mahasiswa. Sehingga keberadaan mahasiswa bidik misi dapat dirasakan oleh semuanya.

“Ini sudah berjalan tiga tahun. Bantuan ini diserahkan kepada mahasiswa tidak mampu dan berprestasi yang belum tersentuh beasiswa. Dananya dari uang kas 700 mahasiswa bidikmisi. Hanya diterima sekali selama setahun anggaran. Ada lima dari 15-20 mahasiswa yang lolos. Ini tetap kami seleksi,” tutur Panji.

Seleksi tersebut meliputi administrasi, dengan mengisi Google Form, IPK (indeks prestasi kumulatif) terakhir, surat keterangan tidak mampu, serta kondisi rumah. “Kami juga wajibkan mereka bikin cerita inspiratif. Setelah itu, tes wawancara dan seleksi prestasi,” bebernya.

Sementara itu, jumlah mahasiswa yang mendapat bantuan per tahunnya berbeda. Menyesuaikan dana yang ada. Tahun lalu ada 10 orang. Tahun ini berkurang jadi lima orang. Sebab, ada refocusing anggaran. Selain kegiatan ini, ada agenda lainnya seperti membantu mahasiswa bidikmisi yang terpapar Covid-19.

“Kemudian agenda untuk umum, ada Formasi Mengaji, Formasi Berbagi, dan lainnya,” tambahnya. (nis/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#forum mahasiswa bidikmisi #formasi scholarship #UIN Raden Mas Said #formasi uin raden mas said