Rencananya, covid kit hibah dari Bank bjb Kantor Cabang Surakarta ini didistribusikan mulai pekan depan. Menyasar siswa kelas VII SMP baik negeri maupun swasta yang telah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
“Mengingat jumlah siswa kami cukup banyak, maka kami utamakan untuk siswa kelas VII dulu,” ujar Etty.
Bantuan covid kit dibagi menjadi dua gelombang. Pada Senin pagi, sekitar 5.000 paket covid kit berisi masker dan hand sanitizer diterima disdik. Setelah dicek, barang disimpan di kantor disdik.
Sekretaris Disdik Kota Surakarta Dwi Ariyatno menambahkan, covid kit dimaksimalkan untuk menunjang kegiatan PTM terbatas di sekolah. Pendataan diperlukan untuk mengoptimalkan bantuan tersebut.
“Jumlah siswa SMP sekitar 150 ribu, sedangkan total bantuk 10 ribu covid kit. Jadi kami data dulu, sekolah mana yang dapat. Tapi kami tetap usahakan merata,” imbuhnya.
Bantuan tersebut, imbuh Dwi, sekaligus sarana untuk mengingatkan, menyadarkan, dan mendisiplinkan para pelajar dalam menerapkan protokol kesehatan. “Semoga dengan bantun ini tidak ada lagi pelanggaran (prokes) yang terjadi di sekolah. Siswa juga dapat dengan aman ke sekolah dengan membawa satu paket perlengkapan covid kit,” pungkasnya. (ian/wa/fer/dam) Editor : Damianus Bram