“Bisnis pertanian hidroponik ini prospeknya bagus. Namun perlu petani milenial yang berjiwa wirausaha dan inovatif untuk bisa mengelola bisnis itu. Agar bisnis pertanian ini berkembang cepat dan berdaya saing tinggi,” ungkap dosen Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (FP UNS) Eddy Tri Haryanto di pusat hidroponik berlokasi di kampus setempat, kemarin (12/10).
Menangkap peluang tersebut, Eddy mengembangkan program lompatan kreatif 2021 menggandeng industri hidroponik. Tujuannya, mencetak petani muda yang ahli di bidang hidroponik. Harapannya, mampu mengembangkan bisnis pertanian hidroponik dan menyerap tenaga kerja.
Dekan Fakultas Pertanian UNS Samanhudi menambahkan, pihaknya fokus mengembangkan pertanian organik atau pertanian berkelanjutan. Namun selama ini progresnya masih pada penelitian dosen, mahasiswa, dan praktikum. Belum untuk tujuan produksi yang menghasilkan.
“Kami akan mengembangkan lahan yang kami miliki agar dapat lebih menghasilkan. Mengawalinya dengan greenhouse hidroponik ini. Tujuannya, tidak hanya untuk praktikum, tapi juga ada hasil yang diproduksi,” pungkasnya. (aya/bun/dam) Editor : Damianus Bram