Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

PTM TK-PAUD Terapkan Single Seat, Maksimal Februari Semua Sudah 100 Persen

Damianus Bram • Rabu, 19 Januari 2022 | 15:00 WIB
JAGA JARAK: PTM di TK/PAUD Islam Bakti Surakarta, kemarin (18/1). (ISTIMEWA)
JAGA JARAK: PTM di TK/PAUD Islam Bakti Surakarta, kemarin (18/1). (ISTIMEWA)
SOLO – Seluruh taman kanak-kanak (TK) dan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Solo sudah memulai pembelajaran tatap muka (PTM). Namun, belum semuanya bisa melaksanakan PTM 100 persen. Sedangkan protokol kesehatan (prokes) PTM jenjang TK dan PAUD, menerapkan sistem single seat.

Kepala Bidang (Kabid) PAUD dan Pendidikan Non-Formal (PNF) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta Galuh Murya Widawati menjelaskan, 488 kelompok bermain (KB), TK, dan PAUD sudah menggelar PTM. Khusus PAUD, satu kelas maksimal hanya diisi lima siswa.

“Kenapa belum semua PTM 100 persen? Karena ada beberapa PAUD yang baru mulai menggelar PTM di semester II ini. Jadi mereka masih persiapan yang PTM 100 persen,” terang Galuh, kemarin (18/1).

Galuh menambahkan, pola pembelajaran pada jenjang PAUD untuk anak usia 4-6 tahun juga sama. Minggu pertama PTM, hanya diisi satu jam pelajaran. Kemudian ditambah jadi dua jam pelajaran di minggu berikutnya. Sekolah diberi kebebasan mengatur jadwal pembelajaran, sesuai kapasitas ruang kelas.

“Intinya, semester II ini Alhamdulillah semua sudah menggelar PTM. Namun untuk yang 100 persen ada yang masih persiapan. Maksimal Februari semua sudah PTM 100 persen,” imbuhnya.

Persiapan yang dimaksud, terkait sarana dan prasarana (sarpras) penunjang prokes. Termasuk pengawasan ekstra dari guru dan izin orang tua.

“Tempat duduk harus single seat. Tersedia tempat cuci tangan dengan sabun, dan punya cadangan masker. Setiap ada perubahan jadwal pembelajaran, harus dibicarakan dengan orang tua. Karena dalam satuan PAUD, pengasuhan melibatkan orang tua,” jelas Galuh.

Terkait vaksinasi, akan menyasar 4.000 siswa jenjang PAUD usia 6-11 tahun. Percepatan vaksinasi dilakukan untuk mengurangi risiko paparan Covid-19 selama PTM.

“Orang tua senang PTM dibuka lagi. Anak juga lebih aman belajar di sekolah. Karena prokesnya selalu diperhatikan oleh guru. Mulai dari memakai masker dan mencuci tangan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala TK/KB Islam Permata Hati Surakarta Evi Sudariyanti mengaku sudah memulai PTM 100 persen. “Normalnya satu kelas 16 siswa. Saat ini kami pisah jadi dua tempat. Seorang guru maksimal mengajar delapan siswa. Tempat duduknya single seat dan ruangan kelas rutin disemprot desinfektan,” ujarnya.

PTM 100 persen juga sudah dilaksanakan TK Islam Bakti Surakarta. “Kami bagi jadi dua sesi. Sesi pertama untuk kelas A dan kedua untuk kelas B. Dua ruangan kami jadikan satu agar bisa menampung 18 anak dan tetap berjarak. Tempat duduk juga single seat,” beber Kepala TK Islam Bakti Surakarta Siti Jamiatun. (mg1/ian/fer/dam) Editor : Damianus Bram
#pembelajaran tatap muka #PTM TK-PAUD Terapkan Single Seat #PTM 100 persen #PTM TK PAUD