Kepala Cabdin Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah VII Jawa Tengah Suratno menjelaskan, ribuan dosis vaksin booster sudah digelontorkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surakarta bagi para tenaga kependidikan. Artinya, hampir setiap hari puluhan dosis yang diberikan.
“Vaksinasi masih berjalan. Terkait data pastinya, belum bisa menyebutkan. Namun yang jelas, vaksinasi sudah 50 persen. Diberikan di beberapa fasilitas kesehatan (faskes),” terangnya, kemarin (20/3).
Saat ini cabdin terus berkoordinasi dengan dinkes, demi percepatan penyaluran vaksin booster khusus guru. “Sambil melaksanakan PTM 50 persen, sesuai SKB empat menteri. Sedangkan vaksin booster ini sebagai salah satu cara mengamankan PTM agar terus berlanjut,” imbuhnya.
Sementara itu, vaksinasi booster bagi guru jenjang SD dan SMP sudah lebih dari 90 persen. Juga menggandeng faskes dan puskesmas. Bagi guru yang belum mendapat jatah, diimbau untuk segera divaksin booster.
“Kami bersama dinas kesehatan terus berupaya mempercepat sekaligus memperluas cakupan vaksinasi booster. Jenjang SMP sudah 90 persen, sedangkan SD baru 70 persen. Bagi yang belum mendapatkan, akan kami jadwalkan ulang,” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta Dian Renata. (ian/fer) Editor : Damianus Bram