Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Animo PPDB Jalur KKO Membeludak, Seleksi Bakal Lebih Diperketat

Damianus Bram • Selasa, 19 April 2022 | 16:00 WIB
INTENSIF: Latihan ringan KKO SMAN 4 Surakarta, kemarin (18/4). (GERSON SETYO/RADAR SOLO)
INTENSIF: Latihan ringan KKO SMAN 4 Surakarta, kemarin (18/4). (GERSON SETYO/RADAR SOLO)
SOLO – Seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) kelas khusus olahraga (KKO) di Kota Solo bakal diperketat. Baik di SMPN 1 Surakarta maupun SMAN 4 Surakarta. Kebijakan ini diambil, seiring tingginya animo masyarakat yang ingin menyekolahkan buah hatinya lewat jalur tersebut.

Berkaca PPDB jalur KKO tahun lalu, peminatnya cukup tinggi. Begitupun pada PPDB tahun ini, diperkirakan jumlah calon peserta didik baru yang ingin mendaftar akan meningkat. Kini, kedua satuan pendidikan tersebut terus menjalin koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta. Terkait fosmulasi seleksi PPDB KKO.

“Trennya memang hampir setiap tahun meningkat. Maka sudah jelas, nanti seleksinya semakin ketat. Maka calon peserta didik baru harus mempersiapkan dengan matang,” terang Kepala SMPN 1 Surakarta Sutarmo, kemarin (18/4).

Saat animo calon pendaftar diprediksi membeludak, berbanding terbalik dengan kuota yang disediakan. Sutarmo mengaku tidak ada penambahan kuota KKO. Hanya disediakan 64 kursi, yang dibagi menjadi dua kelas. Artinya, masing-masing kelas akan dihuni 32 siswa.

Terkait teknis seleksi, diperkirakan masih sama dengan tahun lalu. Namun ketika ditanya jadwal pembukaan PPDB jalur KKO, Sutarmo belum berani menyampaikan. “Masih digodok tanggal dibukanya kapan. Dan sampai sekarang kami belum tahu,” imbuhnya.

KKO di SMPN 1 Surakarta, bakal dibuka 12 cabang olahraga (cabor). Meliputi atletik, renang, tenis, tenis meja, panahan, taekwondo, pencak silat, karate, judo, bola voli, dan sepak bola. Calon peserta didik baru berhak memilih cabor yang sesuai potensi masing-masing. Kemudian mengikuti tes sesuai cabor pilihan, di tempat yang akan ditentukan saat pengumuman seleksi administrasi. “Sejauh ini belum ada tambahan cabor lagi. Jumlahnya masih sama, 12 cabor,” urainya.

Selama Ramadan ini, siswa KKO tetap menggelar latihan rutin. Hanya saja, latihan digeser sore mulai pukul 15.00-17.00. Terkait jadwal dan teknis latihan, diserahkan ke pelatih masing-masing cabor.

“Durasi dan jamnya disesuaikan kondisi Ramadan. Jika biasanya latihan pagi sampai siang, atau siang sampai sore, sekarang diganti sore saja,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Kepala SMAN 4 Surakarta Danar Ari Susanto mengaku program KKO masih berjalan. Namun, porsi latihan fisik direduksi. “Masih latihan normal, karena ada beberapa siswa seleksi popda (pekan olahraga pelajar daerah),” bebernya. (mg2/ian/fer) Editor : Damianus Bram
#PPDB Jalur KKO #ppdb #Kelas Khusus Olahraga #KKO SMPN 1 Surakarta #SMPN 4 Surakarta #SMPN 1 Surakarta