Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Surakarta Ana Rosmiati menjelaskan, pameran seputar typeface ini merupakan wadah tanggung jawab keilmuan kepada stakeholder. Sekaligus mencoba mengangkat karya mahasiwa dan seniman muda ke panggung internasional.
“Semoga Typefest 2022 terselenggara dengan sukses. Dan rutin digelar tiap dua tahun sekali. Lewat pameran karya tipografi ini, semoga bermanfaat bagi masyarakat dan mahasiswa bidang seni pada khususnya,” terangnya, kemarin (11/5).
Ketua penyelenggara pameran Ipung Kurniawan Yunianto menambahkan, 31 seniman dari mancanegara terlibat di dalamnya. Mulai dari Mesir, Hungaria, Iran, Italia, Malaysia, Polandia, Rusia, Taiwan, Timor Leste, Turki, dan Meksiko. Mereka memamerkan 48 karya terbaiknya.
“Kegiatan ini diharapkan mampu berkontribusi, sekaligus menambah khasanah dan wawasan masyarakay akan pesona huruf beserta perwajahannya. Sebenarnya setiap harinya digunakan, namun masih kurang mendapat perhatian,” ujarnya.
Sementara itu, 180 peserta dari dalam negeri menampilkan 208 karya. Memeriahkan acara, juga digelar workshop seputar aksara, tipografi, dan bidang terkait lainnya.
“Pameran dibuka Wakil Rektor II ISI Surakarta Joko Budiwiyanto. Juga diikuti 15 institusi, baik dari dalam maupun luar negeri,” bebernya.
Pengunjung asal Kota Solo Ridho Fathurrahman mengaku terkesan dengan karya-karya tipografi yang dipamerkan. “Sangat bagus karya-karyanya. Ada berbagai bentuk tipografi yang dipamerkan. Mulai dari lukisan di kanvas sampai di baju. Setiap karya juga memiliki makna dan arti berbeda. Sangat menarik,” katanya. (ian/fer/dam) Editor : Damianus Bram