Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdik Kota Surakarta Abdul Haris Alamsah menjelaskan, izin ini mengaju Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri, tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.
“Sekolah memang sudah diizinkan kembali menggelar kegiatan ekstrakurikuler. Tapi memang masih dengan batasan dan harus tetap dengan protokol kesehatan ketat,” ungkapnya, Minggu (7/8).
Dimulainya lagi ekskul di sekolah, bertujuan untuk mengakomodasi kebutuhan perkembangan siswa. Terutama di bidang nonakademik. Karena ekskul merupakan kegiatan di luar jam pembelajaran, untuk mengasah minat dan bakat siswa. Sesuai dengan potensinya masing-masing. “(Ekskul) sudah mulai bergerak lagi. Mulai dari SD sampai SMP,” imbuhnya.
Salah satu SD swasta di Kota Solo juga sudah memulai kembali kegiatan ekskul, memasuki tahun ajaran 2022/2023 ini. Digelar secara luring, dengan skema adaptasi kebiasaan baru. Dibagi menjadi dua skema, yaitu weekday dan weekend.
“Sebelumnya kami membuka ekskul renang. Tetapi atas pertimbangan dari tim satgas Covid-19, ekskul renang sementara ditunda. Sampai kondisi pandemi kembali normal,” terang penanggung jawab ekskul SD setempat Retno Indriyanti.
Waka Kesiswaan dan Sarpras Muhamad Arifin menambahkan, sekolahnya berupaya mengakomodasi bakat dan potensi siswa. Ekskul yang sudah berjalan, diharapkan bisa mengoptimalkan potensi siswa. Sehingga ke depan akan muncul bibit-bibit siswa berprestasi, baik dari sisi akademik maupun nonakademik.
“Ekskul weekend perdana dimulai Sabtu (6/8). Siswa sangat antusias mengikuti kegiatan, setelah hampir dua tahun ditiadakan karena pandemi. Kami akan selalu mengevaluasi bersama tim di lapangan. Sehingga indikator ketercapaian yang sudah direncanakan, benar-benar terlaksana,” bebernya. (ian/fer/dam) Editor : Damianus Bram