Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta Abi Satoto menjelaskan, banyaknya siswa yang mengulang ANBK lantaran pada saat pelaksanaan sebelumnya banyak ditemui kendala. Paling banyak karena sistem error.
“Paling banyak itu terjadi pada gelombang pertama. Ada 164 siswa yang mengalami kendala. Mulai dari sistemnya yang error, tidak bisa diklik sampai terpental dari web ANBK. Sedangkan untuk gelombang kedua ada sekitar 70 siswa,” ujarnya, Rabu (28/9).
Abi mengungkapkan, gangguan tersebut bersumber dari server pusat. Berdasarkan laporan, dari 20 server yang dimiliki pusat, tujuh diantaranya tidak berfungsi. Hal tersebut dimungkinkan menjadi penyebab utama pelaksanaan ANBK di beberapa sekolah.
“Penjadwalanya juga beda sekarang, kalau dulu sekolah yang mengajukan. Tapi ini pusat yang menentukan. Hari ini (kemarin) pukul 10.40 siswa yang dijadwalkan ulang akan mengikuti ANBK lagi, sisanya besok (hari ini),” ungkapnya.
Kepala SMP Warga Surakarta Budi Prabowo membenarkan, banyak sekolah yang mengalami kendala pada ANBK. Empat siswanya pun juga mengalami kendala saat mengikuti pelaksanaan ANBK pada gelomang kedua. Dua siswanya bahkan sempat tidak bisa login.
“Di grup WhatsApp ANBK itu banyak sekali laporan dari kepala sekolah terkait kendala-kendala ANBK. Ada yang lapor tidak bisa login, layarnya putih semua dan ada juga yang hanya muter-muter saja,” ungkapnya.
Budi mengatakan, meski pada gelombang kedua kendala tidak sebanyak pada gelombang pertama, namun, secara keseluruhan masih banyak siswa yang mengalami kendala saat pelaksanaan ANBK. Hal ini membuat beberapa siswa panik lantaran tidak bisa mengikuti ANBK.
“Siswa kesulitan mengerjakan karena tidak bisa terhubung dan tiba tiba server rusak. Semoga ANBK kedepan lebih baik lagi,” tandasnya (ian/mg9/bun/dam) Editor : Damianus Bram